Berita

Tambang di sekitar Raja Ampat/Ist

Politik

Demi Keberlanjutan Lingkungan, Segera Audit Ulang Semua Proyek Tambang

SELASA, 10 JUNI 2025 | 10:03 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie, angkat suara soal polemik izin tambang yang diduga merusak lingkungan. 

Lewat akun X miliknya, Jimly menyoroti sejumlah proyek tambang seperti yang terjadi di kawasan Raja Ampat dan sejumlah wilayah lainnya di Indonesia.

“Ribut lagi soal izin tambang yang diduga merusak lingkungan hanya karena motif ekonomi,” tulis Jimly seperti dikutip RMOL, Senin 10 Juni 2025.


Sebagai langkah konkret, Jimly mengusulkan agar seluruh proyek tambang, baik yang dijalankan oleh perusahaan asing maupun lokal, diaudit ulang secara menyeluruh. 

"Audit tersebut harus mencakup dua aspek utama neraca ekonomi dan dampak ekologis," sambungnya.

Usulan ini mencuat di tengah meningkatnya kekhawatiran publik terhadap keberlanjutan lingkungan, terlebih setelah munculnya sejumlah laporan mengenai kerusakan alam akibat aktivitas pertambangan di kawasan konservasi dan wilayah adat. 

Salah satu yang menjadi sorotan adalah aktivitas tambang Nikel di Raja Ampat, kawasan yang selama ini dikenal sebagai surga biodiversitas laut dunia.

Audit menyeluruh ini bisa menjadi pintu masuk untuk membenahi tata kelola sumber daya alam agar lebih adil, berkelanjutan, dan berpihak pada lingkungan serta masyarakat lokal.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya