Berita

Kolase Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianto, dan Joko Widodo/RMOL

Politik

PDIP Diyakini Ingin Lindungi Prabowo dari Gangguan Jokowi

SENIN, 09 JUNI 2025 | 13:34 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) diyakini ingin melindungi Presiden Prabowo Subianto dari pihak-pihak pengganggu yang berada di belakang Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, termasuk Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, ada upaya penjajakan dari PDIP sebelum masuk ke pemerintahan Prabowo. Hal itu terlihat dari pertemuan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dengan Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, pada Kamis, 5 Juni 2025. 

Dalam pertemuan itu, Dasco disebut lebih banyak mendengarkan Megawati.


"Jika dilihat dari pembicaraan dengan konteks kebangsaan, bisa jadi dengan demi bangsa dan negara, PDIP mau di koalisi di kabinet Prabowo," kata Muslim kepada RMOL, Senin, 9 Juni 2025.

"Hanya saja, apakah PDIP mau berada di kabinet yang wapresnya adalah Gibran yang dibuang dan telah dipecat dari PDIP?" sambung Muslim.

Muslim menilai, keberadaan Gibran yang merupakan putra sulung Jokowi itu menjadi ganjalan psikologis PDIP untuk bergabung ke Kabinet Merah Putih. Meskipun posisi Gibran dinilai lemah karena tidak ada dukungan partai politik selain PSI dan Jokowi. 

"Atau ada strategi lain dari PDIP mau lindungi Prabowo, kalau dikacaukan orang-orang di belakang Gibran termasuk Jokowi," pungkas Muslim.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya