Berita

Ilustrasi/RMOL via AI

Kesehatan

Jepang Catat Ratusan Kasus Kematian Penderita Demensia Sepanjang 2024

SENIN, 09 JUNI 2025 | 12:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Demensia menjadi masalah yang cukup serius di Jepang. Sepanjang tahun 2024, ada 491 orang penderita yang ditemukan meninggal setelah sebelumnya dilaporkan hilang di negara tersebut.

Data dari Badan Kepolisian Nasional Jepang (NPA) mencatat bahwa sebagian besar dari mereka ditemukan tidak jauh dari lokasi awal mereka menghilang. Tepatnya, 382 orang atau sekitar 78 persen ditemukan dalam jarak 5 kilometer, dan sekitar setengah dari jumlah itu ditemukan dalam radius 1 kilometer saja.

Sepanjang tahun 2024, total 18.121 orang dengan demensia atau yang diduga mengidap demensia dilaporkan hilang. Sebagian besar dari mereka berhasil ditemukan dalam waktu satu minggu setelah laporan dibuat.


Masih dari data NPA, tempat paling umum ditemukannya penderita demensia yang meninggal adalah di dalam atau dekat sungai sebanyak 115 orang, lalu di saluran irigasi dan selokan 79 orang, serta di pegunungan atau hutan (71 orang. Tempat-tempat ini mencakup lebih dari separuh dari total kasus kematian, menunjukkan bahwa banyak dari mereka kemungkinan meninggal karena tenggelam atau jatuh.

Namun ada juga 111 orang yang berhasil ditemukan berkat alat pelacak seperti GPS yang dipasang di pakaian mereka.

"Respons yang cepat bisa menyelamatkan nyawa, dan mendorong masyarakat untuk menggunakan GPS atau alat pelacak lainnya, apalagi beberapa pemerintah daerah di Jepang menyediakannya secara gratis," kata pejabat NPA.

Ada juga kasus di mana penderita demensia tersesat ke gunung atau bahkan naik kereta ke prefektur lain, yang membuat mereka sulit ditemukan tanpa bantuan alat pelacak.

NPA juga menyebutkan bahwa dalam beberapa kasus, drone terbukti efektif membantu pencarian. Ke depan, mereka akan menganalisis kasus-kasus ini untuk mencari cara penyelamatan yang lebih cepat dan efisien.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya