Berita

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat MQ Iswara/Ist

Nusantara

KBU Kritis, MQ Iswara Minta Pemprov Jabar Moratorium Izin Bangunan

KAMIS, 05 JUNI 2025 | 10:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) diminta segera melakukan moratorium pemberian izin pembangunan di Kawasan Bandung Utara (KBU).

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat MQ Iswara berujar, cuaca ekstrem kerap terjadi di Jawa Barat. Ditambah peningkatan pemanasan global membuat curah hujan sulit diprediksi.

Jika moratorium pemberian izin pembangunan tidak segera dilakukan, dikhawatirkan bencana alam seperti longsor dan banjir akan menerjang kawasan Bandung yang berada di wilayah Cekungan Bandung.


"Saya kembali menyampaikan secara pribadi maupun sebagai Wakil Ketua DPRD Jabar, meminta Pemprov moratorium pemberian izin di KBU. Sampai ada kajian komprehensif terlebih dulu," tegas MQ Iswara dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Kamis, 5 Juni 2025.

Pemprov Jabar diminta mempelajari apakah izin yang selama ini diberikan sudah dijalankan sebagaimana mestinya atau justru banyak bangunan tidak sesuai spesifikasi dan tanpa izin.

"Kemudian mana yang memang wilayah konservasi, mana yang dijadikan kawasan pemukiman dan berubah alih fungsi, ini harus kita kaji dulu. Setelah itu moratorium baru bisa dicabut jika memang kajian komprehensif sudah dilakukan," tambahnya.

Dengan jumlah penduduk hampir mencapai 50 juta jiwa, Jawa Barat perlu dijaga lingkungannya agar kembali hijau.

"Kita harus punya mindset lingkungan atau alam yang kita tempati sekarang adalah titipan untuk anak cucu kita. Artinya, kita punya kewajiban menjaga kelestariannya agar alam ini masih bisa dinikmati oleh anak cucu kita," pungkas Direktur Eksekutif Peduli Lingkungan Jawa Barat (Pelija Foundation) ini.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya