Berita

BSI gelar BSI International Expo pada 26-29 Juni 2025 untuk dorong ekspansi bisnis/Istimewa

Bisnis

Engaging Indonesia in the Global Halal Industry Jadi Tema BSI International Expo 2025

RABU, 04 JUNI 2025 | 23:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) kembali menggelar signature event tahunan, BSI International Expo 2025. Melanjutkan kesuksesan gelaran serupa pada tahun lalu, BSI International Expo 2025 mengangkat tema “Engaging  Indonesia in the Global Halal Industry” sebagai wadah penguatan literasi dan Islamic Ecosystem di tataran global.

Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar mengatakan, industri halal dunia menunjukkan tren yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia dan salah satu pemain yang diperhitungkan di kancah global perlu mengambil peran dan langkah aktif untuk penguatan ekosistem industri halal global. 

Wisnu menegaskan bahwa gelaran BSI International Expo 2025 juga ditujukan memperkuat positioning dan branding BSI sebagai leader di ekosistem halal terutama layanan haji dan umrah, sekaligus satu-satunya bank emas (bulion) di Indonesia yang telah ditetapkan Presiden RI pada 26 Februari 2025. 


‘’BSI International Expo 2025 akan digelar Kamis-Minggu, 26-29 Juni 2025, di Jakarta Convention Center (JCC) Hall A & B, Jakarta”. Event ini melanjutkan sukses besar BSI International Expo pertama yang mengangkat tema 'Engaging  Indonesia in the Global Halal Industry', ujar Wisnu, dalam keterangannya, Rabu 4 Juni 2025.

Wisnu menjabarkan, berdasarkan data "State of the Global Islamic Economy Report 2024", pasar halal global 2025 diperkirakan akan terus tumbuh mencapai 2,597 miliar dolar AS atau untuk proyeksi industri halal di Indonesia sekitar 249 miliar dolar AS. Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya kesadaran terhadap produk sehat, aman, dan etis, serta populasi Muslim yang terus bertambah. 

Indonesia sendiri, lanjut Wisnu, memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama dalam industri halal global dengan populasi Muslim mencapai 87 persen menempati peringkat kedua dunia. Pada 2023, Indonesia menempati posisi ke-3 dalam Global Islamic Economy Index (GIEI) berdasarkan laporan State of the Global Islamic Economy Report (SGIE), di bawah Malaysia dan Arab Saudi. Indonesia juga berambisi untuk menjadi nomor satu dalam GIEI.

"BSI International Expo merupakan salah satu inisiatif BSI untuk memaksimalkan potensi tersebut,” tutur Wisnu.

Sementara itu, SVP Marketing Communication BSI, Muhammad Arif Gunawan menambahkan, gelaran BSI International Expo 2025 selama hampir satu pekan akan menghadirkan berbagai rangkaian agenda yang menarik dan positif untuk memperkuat ekosistem halal global. 

Salah satunya business matching antara UMKM dalam negeri dengan calon pembeli potensial dari luar negeri. Dalam event BSI International Expo 2024 sebelumnya, agenda business matching ini mampu menghadirkan 20 negara.

“Berkaca dari kesuksesan tahun lalu, BSI melihat business matching bisa mempercepat UKM agar dilirik oleh calon pembeli dari mancanegara,” paparnya. 

Selain business matching, BSI juga akan menggelar final ajang BSI Talenta Wirausaha yang merupakan penyelenggaraan tahun ketiga. 

Arif juga menyebut ada penambahan exhibition pada BSI International Expo 2025 menjadi 348 termasuk 50 travel haji umrah, brand fashion, food & beverages, kosmetik, education, otomotif. 

“Nasabah bisa memperoleh promo menarik untuk transaksi selama ekspo ini, baik membeli rumah, mobil, mendaftar umrah, atau belanja kosmetik dan pakaian,” paparnya.

SVP Islamic Ecosystem Solution BSI, Muhammad Habiby menyatakan, BSI International Expo 2025 akan menjadi wadah bagi BSI untuk memperkuat Islamic Ecosystem yang selama ini menjadi fokus perseroan untuk memberikan kemaslahatan bagi umat, salah satunya ekosistem haji dan umrah. BSI mengembangkan ekosistem haji dan umrah termasuk value chain-nya. 

Habiby menuturkan, BSI saat ini merupakan market leader dalam ekosistem haji dan umrah. Pada musim haji tahun ini, perseroan mencatat ada 164.905 nasabah BSI yang menjadi calon jemaah haji. Angka ini mencakup sekitar 83 persen dari total kuota nasional yang disediakan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Selain itu, lanjutnya, BSI saat ini juga sudah dilengkapi dengan salah satu layanan yang menjadi kekuatan baru Islamic Ecosystem perseroan, yaitu bisnis bank emas atau bulion bank. BSI menyediakan gerai khusus layanan bulion pada expo ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.  

Habiby menambahkan, Bank Emas BSI punya sejumlah keunggulan. Pertama, ini adalah layanan bank emas syariah pertama di Indonesia. Kedua, BSI Gold Karatase 99,99 persen SNI dan Sertifikat MUI. Ketiga, jaringan BSI Agen lebih dari 110 ribu di seluruh Indonesia yang bisa melayani emas BSI serta layanan bank emas yang bisa diakses di manapun dan kapanpun melalui Byond by BSI.

“Dengan adanya BSI International Expo 2025 ini, diharapkan akan terus memperkuat Islamic Ecosystem BSI dan pada akhirnya akan semakin banyak kemaslahatan yang diberikan oleh perseroan dan semakin banyak juga umat yang terbantu oleh kehadiran BSI,” tutupnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Presiden Prabowo Minta Fokus Pengelolaan SDA untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 28 Januari 2026 | 20:15

BMKG: Cuaca Ekstrem Efek Samping OMC adalah Kekeliruan Sains

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:58

Kasus Penjual Es Gabus di Kemayoran Disorot DPR

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:54

Berikut Tiga Kesimpulan RDPU DPR soal Kasus Hogi Minaya

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:35

Disanksi Disiplin, Serda Heri Minta Maaf dan Peluk Pedagang Es Gabus

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:29

Pemuda dan Aktivis Mahasiswa Ingin Dilibatkan dalam Tim Reformasi Polri

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:20

Raja Juli Pantas Masuk Daftar List Menteri yang Harus Diganti

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:04

Kacamata Kuda Hukum Positif

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:04

Thomas Djiwandono Tegaskan Tidak Ada Cawe-cawe Prabowo

Rabu, 28 Januari 2026 | 18:33

Lomba Menembak TSC Panglima Kopassus Cup 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 28 Januari 2026 | 18:22

Selengkapnya