Berita

Para kader PPP geruduk kantor DPP di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 4 Juni 2025/Ist

Politik

Kader Geruduk kantor PPP Tuntut Pemecatan Rommy

RABU, 04 JUNI 2025 | 20:05 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggeruduk kantor DPP PPP di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 4 Juni 2025. 

Kedatangan mereka mendesak agar Ketua Majelis Pertimbangan PPP M. Romahurmuziy dipecat.

Alasannya, pria yang akrab disapa Rommy itu dianggap mayoritas kader PPP DKI Jakarta sudah merendahkan para kader dan membuat sejumlah pernyataan blunder dan tak layak memimpin partai.


“Dia harus menghentikan segala kegaduhan dan provokasi antar kader PPP,” kata Ketua DPC PPP Jakarta Utara Junaedi dalam keterangannya, Rabu 4 Juni 2025. 

Menurut Junaedi, pernyataan Rommy cenderung tendensisus karena menyinggung para kader di lapisan bawah.

Hal ini dianggap memecah belah partai dan mengganggu soliditas partai yang bersiap menggelar Muktamar pada September mendatang. 

“Dia harus meminta maaf secara terbuka atas segala pernyataanya,” kata Junaedi.

Sementara itu, Sekretaris cabang PPP Jakarta Barat Siswanto mengakui, akibat pernyataan Romy suara partai tersebut menjadi turun dalam sejumlah pemilu.

“Sudah beberapa kali kami pemilu kali kalah. Seharusnya dia dipecat karena memang tak berdampak baik bagi partai ini,” tegas Siswanto.

Kader PPP Jakarta pun mengancam akan menambah jumlah massa yang lebih besar jika Rommy tak memberikan klarifikasi di media massa.

“Kami siapkan massa lebih banyak jika memang tak ada itikad baik dari Romy untuk meminta maaf,” pungkasnya. 

Sekadar informasi, Rommy ramai dikritik akibat langkahnya yang membuka peluang, bahkan menawarkan kursi Ketua Umum PPP kepada tokoh-tokoh eksternal partai. 

Sejumlah elite partai berlambang Kabah itu memandang langkah Rommy tersebut merupakan bentuk eksploitasi dan memperdagangkan partai. 

“Beberapa kali diskusi saya dengan Pak Jokowi, termasuk yang di Solo, memang salah satu sebab mengapa kemudian semakin fokus nama Pak Amran. Karena Pak Jokowi tahu persis kualitas dan totalitas Pak Amran jika diberikan sebuah amanah," kata Rommy.

"Nama-nama tersebut semuanya murni pemikiran saya, kecuali Pak Agus Suparmanto yang didorong oleh Gus Yasin (Wagub Jateng)," tambahnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Bahaya Framing, Publik Jangan Mudah Diadu Domba di Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:36

Memahami Trust: Energi yang Hilang

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:22

Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan WFA Jelang Puncak Arus Balik Mudik

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:19

Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Tembus 101 Persen Saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:45

Polri: Arus Balik Mudik ke Jakarta Meningkat hingga 73 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:29

Badko HMI Jabar Diteror Usai Bahas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:51

Hari ke-12 Operasi Ketupat: Jumlah Kecelakaan 198, Meninggal 18

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:01

Mengapa Harga iPhone 15 Tiba-Tiba Melambung Naik Jutaan Rupiah?

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:46

Kembali ke KPK, Yaqut: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:28

Apa Itu Post Holiday Syndrome Usai Lebaran 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:18

Selengkapnya