Berita

Komjen Pol Prof. Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho/Ist

Politik

Nama Rudy Heriyanto Mencuat Gantikan Listyo Sigit

RABU, 04 JUNI 2025 | 12:18 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Bursa calon Kapolri mulai memanas seiring masa jabatan Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mendekati akhir. Di tengah dinamika ini, nama Komjen Pol Prof. Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho mulai mencuri perhatian publik dan pengamat. 

Direktur Eksekutif Nusantara Parameter Index (NPI), Murmahudi, menilai pemilihan Kapolri tidak cukup hanya mengandalkan kedekatan dengan dinamika internal. Namun, perlu menaruh perhatian besar pada integritas, kapasitas kepemimpinan, dan rekam jejak kandidat secara utuh.

“Siapa pun calonnya, Presiden harus melihat langsung rekam jejaknya. Jangan hanya karena dianggap paham kultur Polri lalu direkomendasikan, padahal integritasnya tak jelas. Polri butuh pemimpin yang bersih dan visioner,” kata Murmahudi kepada wartawan, Rabu, 4 Juni 2025.


Nama Rudy dinilai memenuhi sebagian besar kebutuhan tersebut dengan berkarya di Bareskrim, menangani sejumlah kasus besar, dan dikenal sebagai polisi yang berani menyentuh ranah ekonomi dan korupsi kelas kakap. 

"Latar belakang yang panjang dan memiliki keberanian dalam penanganan kasus besar jadi modal Komjen Rudy Herianto sebagai Kapolri ke depan", jelasnya.

Saat menjabat Kapolda Banten, Rudy juga meninggalkan jejak positif dengan tegas terhadap pelanggaran hukum, namun tetap humanis dalam menyentuh masyarakat.

“Kapolri berikutnya harus punya kemampuan komunikasi publik yang baik, tidak eksklusif, dan bisa menjawab tantangan zaman. Masyarakat hari ini ingin polisi yang bukan hanya kuat di lapangan, tapi juga bisa dipercaya,” ujar Murmahudi.

Menurutnya, di tengah keinginan besar publik terhadap reformasi dan profesionalisme Polri, nama Komjen Rudy Heriyanto hadir sebagai opsi yang tidak bisa diabaikan. 

“Kalau Presiden ingin warisan penegakan hukum dan keamanan serta kepercayaan publik yang kuat, pilihan Kapolri tidak boleh keliru. Jangan hanya mendengarkan masukan formal, tapi lihat sendiri siapa yang benar-benar layak," tegas Murmahudi.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Pemerintah Didesak Tetapkan Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Rabu, 02 September 2026 | 12:22

Anggaran Kementerian LH 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp2,57 Triliun

Rabu, 02 September 2026 | 12:16

Film Animasi Terlaris China All Wishes Come True Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Rabu, 02 September 2026 | 11:56

Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Vladivostok

Rabu, 02 September 2026 | 11:53

Kapolri Minta Seluruh Kapolda Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 11:49

Siaga 98 Minta RUU Perampasan Aset Fokus pada Perampasan Tanpa Pemidanaan

Rabu, 02 September 2026 | 11:38

Prabowo Tiba di Vladivostok, Penuhi Undangan Putin Hadiri EEF ke-11

Rabu, 02 September 2026 | 11:24

Komdigi Usul Tambahan Rp3,23 Triliun, DPR Ingatkan Ini

Rabu, 02 September 2026 | 11:19

Mending Persoalkan Kasus Judol Ketimbang Ribut Pernyataan Budi Arie

Rabu, 02 September 2026 | 11:17

AHY: Posisi Boleh Berubah, Komitmen Demokrasi Harus Terjaga!

Rabu, 02 September 2026 | 10:58

Selengkapnya