Berita

Budi Arie Setiadi/Ist

Politik

Budi Arie Ibarat Kerikil dalam Sepatu di Kabinet Prabowo

SELASA, 03 JUNI 2025 | 17:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kejaksaan diminta untuk memeriksa mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi terkait kasus judi online, menyusul penyebutan namanya dalam sejumlah Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang telah dibuka di pengadilan.

"Nama Budi Arie disebut dalam persidangan, dan sekarang ada di tangan Kejaksaan," ujar Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI) Islah Bahrawi dalam kanal YouTube Deddy Corbuzier, Selasa 3 Juni 2025.

Menurut Islah, meski Budi Arie belum ditetapkan sebagai tersangka pada tahap penyidikan sebelumnya, bukan berarti penyelidikan tak bisa dilanjutkan. 


Ia menilai saat itu Polri mungkin mempertimbangkan situasi politik, khususnya pembentukan kabinet baru oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Artinya konsolidasi kabinet sedang berlangsung. Kita tidak boleh mengganggu ritme atau harmonisasi dari kabinet yang sedang terbentuk,” jelas dia.

Namun, Islah menegaskan Kejaksaan kini memiliki kesempatan untuk menindaklanjuti fakta-fakta persidangan. Ia mendorong agar Jaksa meminta Polri memanggil kembali Budi Arie untuk diperiksa dan dikonfrontasi dengan BAP yang ada.

“Menurut saya Kejaksaan dalam kasus ini tidak ada beban. Budi Arie tidak punya partai, jadi tidak ada beban politik atau konfigurasi yang berubah,” ucapnya.

Ia pun menyampaikan harapannya kepada Presiden Prabowo agar tidak membiarkan persoalan ini mengganggu agenda besar pemerintahan.

“Mohon maaf, Bapak Presiden, jangan biarkan ada kerikil di dalam sepatu. Buang kerikilnya, pakai lagi sepatunya,” tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya