Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Jika Pertumbuhan dan Inflasi Konsisten Meningkat, BOJ Siap Naikkan Suku Bunga

SELASA, 03 JUNI 2025 | 11:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bank sentral Jepang (BOJ) akan menaikkan suku bunga setelah cukup yakin bahwa pertumbuhan ekonomi dan harga akan kembali meningkat setelah periode stagnasi.

Gubernur BOJ Kazuo Ueda mengatakan, kenaikan harga pangan baru-baru ini kemungkinan akan melambat karena didorong oleh faktor-faktor yang tidak terduga seperti kenaikan biaya bahan baku.

Sebaliknya, inflasi yang mendasarinya - atau kenaikan harga yang didorong oleh permintaan domestik dan upah yang lebih tinggi - kemungkinan akan kembali meningkat setelah periode stagnasi, kata Ueda.


BOJ harus menghindari memiliki gagasan yang telah ditetapkan sebelumnya tentang arah kebijakan moneter di masa mendatang, mengingat ketidakpastian atas prospek harga dan dampak dari kebijakan perdagangan AS, 

"Kami akan terus menaikkan suku bunga tergantung pada perbaikan situasi ekonomi dan harga jika ekonomi dan harga bergerak sesuai dengan perkiraan kami," kata Ueda kepada parlemen, dikutip dari Reuters.

Namun menurutnya, penting untuk memantau secara ketat perkembangan ekonomi, harga, dan pasar keuangan dalam dan luar negeri.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

AS Beri Ultimatum 10 Hari ke Iran, Ancaman Serangan Militer Menguat

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:16

Harga Emas Terjepit oleh Tensi Panas Geopolitik

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:04

Trump Angkat Bicara Soal Penangkapan Andrew

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:59

Bursa Eropa Parkir di Zona Merah, Kejutan Datang dari Saham Nestle

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:38

BI Naikkan Paket Penukaran Uang Jadi Rp 5,3 Juta dan 2.800 Titik Layanan

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:21

Adik Raja Charles Ditangkap, Hubungan dengan Epstein Kembali Disorot

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:04

Kasus Mayat Perempuan di Muara Enim Terungkap, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:52

WNA China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:27

Khofifah Sidak Harga Bapok Awal Ramadan di Sidoarjo

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:59

Bisnis Bareng Paman Sam

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:40

Selengkapnya