Berita

Ilustrasi/Ist

Politik

Veritas Institute:

Kapolri Harus Dipilih Berdasar Kapasitas, Bukan Latar Belakang Lulusan

SENIN, 02 JUNI 2025 | 12:32 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Presiden Prabowo Subianto diminta memilih calon Kapolri berdasarkan kapasitas dan integritas, bukan latar belakang pendidikan dari Akademi Kepolisian (Akpol) atau non-Akpol.

Menurut Direktur Eksekutif Veritas Institute, Aldi Taher, dikotomi antara lulusan Akpol dan non-Akpol dalam penentuan jabatan strategis di Polri sudah tidak relevan. 

Ia menyebut saatnya penunjukan Kapolri benar-benar didasarkan pada rekam jejak dan kompetensi.


"Presiden Prabowo punya peluang besar mencetak sejarah dengan memilih Kapolri terbaik, terlepas dari lulusan Akpol atau bukan. Yang utama adalah kualitas dan integritasnya," ujar Aldi dalam keterangannya, Senin, 2 Juni 2025.

Ia juga menyoroti langkah positif Polri yang mulai menghapus jalur khusus dalam rekrutmen Akpol. 

Aldi menilai ini adalah sinyal kuat menuju profesionalisme dan kesetaraan di tubuh Polri.

"Kalau di level rekrutmen sudah adil, maka jabatan puncak seperti Kapolri pun harus terbuka bagi semua perwira tinggi yang kompeten," tegasnya.

Aldi menambahkan, secara hukum tidak ada ketentuan yang mewajibkan Kapolri harus dari Akpol. UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri hanya menyebut bahwa Kapolri diusulkan oleh Presiden berdasarkan pertimbangan Wanjakti.

"Jadi tidak ada alasan membatasi pilihan hanya dari satu jalur pendidikan. Sudah waktunya meritokrasi dijadikan dasar utama," ujarnya.

Ia berharap Presiden Prabowo menjadikan momentum ini sebagai tonggak reformasi kelembagaan di Polri.

"Polri yang profesional dan dipercaya publik hanya bisa terwujud jika yang memimpin memiliki visi reformasi dan bebas dari sekat-sekat lama," tutup Aldi.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya