Berita

Layanan Pertamina Delivery Service (PDS)/Ist

Bisnis

Pertamina Optimalkan Distribusi BBM Bengkulu Lewat Tiga Terminal Penyangga

JUMAT, 30 MEI 2025 | 16:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pertamina Regional Sumbagsel terus berupaya memulihkan distribusi bahan bakar minyak (BBM) usai kapal kapal pemasok BBM sulit bersandar di dermaga Pelabuhan Pulau Baai karena pendangkalan.

Pertamina Patra Niaga berharap masalah pendangkalan bisa segera dibereskan Pelindo dengan melakukan pengerukan agar pasokan BBM Bengkulu kembali normal.

“Kami terus berupaya melakukan pengiriman dari terminal BBM Lubuk Linggau, Teluk Kabung Padang dan Lampung untuk memenuhi kebutuhan BBM masyarakat Bengkulu," kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, Jumat, 30 Mei 2025.


Meski berupaya maksimal, ia memahami pendangkalan tersebut berakibat pada antre panjang masyarakat dalam mendapatkan BBM.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan situasi ini,” lanjutnya.

Pertamina Patra Niaga telah mengambil berbagai langkah percepatan dengan melakukan alih suplai BBM dari terminal BBM Lubuk Linggau, Terminal BBM Teluk Kabung, dan Terminal BBM Panjang, Lampung meski jarak tempuh dari titik suplai alternatif ini mencapai sekitar 26 jam perjalanan pulang-pergi.

Yang jelas, Pertamina tetap berkomitmen menjaga distribusi BBM berjalan, termasuk menambah armada mobil tangki dan meningkatkan pengiriman melalui jalur kereta api, bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Pemprov Bengkulu juga telah mengatur volume pembelian maksimal BBM untuk masing-masing kendaraan roda 4 sebesar 25 liter dan roda 2 sebesar 5 liter. Kebijakan ini sedikit mengurai antrean.

"Upaya tetap tetap kami lakukan maksimal hingga nanti pengerukan selesai dan kapal suplai BBM bisa sandar di Pelabuhan Pulau Baai," tambah Heppy.

Pertamina Patra Niaga juga sudah mengaktifkan layanan Pertamina Delivery Service (PDS) di SPBU dengan antrean panjang, di antaranya SPBU area Rawa Makmur.

Layanan ini untuk membantu meminimalisir adanya penumpukan kendaraan di SPBU dan memberikan kemudahan bagi masyarakat mendapatkan BBM lebih cepat dan efisien untuk produk BBM nonsubsidi jenis Pertamax.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya