Berita

Sekjen PKS Aboe Bakar Alhabsyi/Ist

Politik

Fraksi PKS Dorong Analisis Keuangan Bongkar Jaringan Narkoba

JUMAT, 30 MEI 2025 | 06:56 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboe Bakar Alhabsyi, memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Desk Pemberantasan Narkoba yang terdiri dari BNN RI, TNI, Bea Cukai, dan Polri dalam menggagalkan penyelundupan sabu seberat dua ton menggunakan kapal motor dari Thailand ke perairan Kepulauan Riau.

"Ini adalah tangkapan terbesar sepanjang sejarah. Saya mengapresiasi hasil kerja luar biasa dari seluruh tim di Desk Pemberantasan Narkoba," ujar Aboe Bakar dalam pernyataannya kepada wartawan, Jumat, 30 Mei 2025.

Dengan dua ton sabu yang berhasil disita, Aboe memperkirakan sekitar delapan juta jiwa anak bangsa berhasil diselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkoba. 


"Setiap gram narkoba yang berhasil disita adalah langkah besar dalam melindungi generasi penerus bangsa," tambahnya.

Lebih lanjut, Sekjen PKS ini mendorong agar penegak hukum tidak berhenti sampai pada penyitaan barang bukti saja. Ia meminta agar pengembangan kasus dilakukan melalui analisis transaksi keuangan yang berkaitan dengan pengiriman sabu tersebut.

“Analisis keuangan sangat penting untuk mengungkap jaringan pelaku hingga ke otak di balik operasi ini. Kita harus bongkar tuntas siapa saja yang terlibat, baik di dalam maupun luar negeri,” tegasnya.

Langkah ini, menurut Aboe, menjadi penting agar perang terhadap narkoba tidak hanya menyasar pelaku lapangan, tetapi juga mampu menghancurkan sistem dan jaringan keuangan yang menopang aktivitas ilegal tersebut.

Keberhasilan ini juga menunjukkan pentingnya sinergi antar lembaga dalam memberantas peredaran gelap narkoba di Indonesia. Aboe berharap kolaborasi ini dapat terus ditingkatkan untuk menciptakan Indonesia yang bebas dari narkoba.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya