Berita

Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli, Ph.D (tengah) saat menghadiri acara wisuda mahasiswa Universitas Binawan/Ist

Nusantara

Orasi Ilmiah di Universitas Binawan

Menteri Yassierli Ajak Wisudawan Adaptif Hadapi Persaingan Global

JUMAT, 30 MEI 2025 | 01:35 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Universitas Binawan kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan unggul berdaya saing global melalui prosesi Wisuda dan Angkat Sumpah Sumpah Tahun Akademik 2024/2025, yang digelar di Jakarta,  Rabu, 28 Mei 2025  

Sebanyak ratusan wisudawan dari program Sarjana Terapan, Sarjana Profesi dan Magister secara resmi dikukuhkan, disaksikan oleh para orang tua serta tokoh penting nasional di bidang ketenagakerjaan.

Turut hadir memberikan dukungan Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli, Ph.D yang juga langsung memaparkan orasi ilmiah serta memberikan arahan langsung kepada para lulusan. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan apresiasi tinggi terhadap Universitas Binawan yang konsisten menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi unggul dan karakter adaptif untuk memenuhi tantangan global.


“Selamat kepada adik-adik Universitas Binawan yang diwisuda pada hari ini. Di kesempatan ini sebagai permulaan langkah awal karier memiliki growth mindset, bangun culture of growth yang akan menjadi modal adik-adik semua meningkatkan produktivitas tenaga kerja Indonesia. Saya yakin adik-adik yang diwisuda adalah orang yang siap memiliki sifat dan karakter adaptif, dan mampu menggunakan teknologi dengan bijak terkhusus dalam Artificial Intelligence (AI) dan siap untuk sukses di masa depan, terutama dalam menghadapi ketidakpastian atau biasa disebut dengan VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity dan Ambigutity),” kata Yassierli dalam keterangannya yang diterima redaksi, Kamis malam, 29 Mei 2025.     

Dalam laporan akademik wisuda semester genap tahun akademik 2024-2025, Wakil Rektor Bidang Tata Kelola dan Sumber Daya Manusia Universitas Binawan, Farouk Abdullah Alwyni, MA, MBA, ACSI, CDIF mengatakan jumlah wisudawan yang diwisuda pada gelombang kali ini sebanyak 319 mahasiswa, yang terdiri dari 182 wisudawan dari Prodi Keperawatan, 73 wisudawan dari Profesi Ners, 17 wisudawan dari Prodi Fisioterapi, 13 wisudawan dari Prodi Teknologi Laboratorium Medis (TLM), 10 wisudawan dari Prodi Farmasi, 10 wisudawan dari Prodi K3, 8 wisudawan dari Prodi Gizi, 5 wisudawan dari Prodi Psikologi dan 1 wisudawan dari Magister Kesehatan Masyarakat. 

Waktu penyelesaian masa studi mahasiswa berjalan tepat waktu di mana program profesi dilaksanakan selama 1,5 tahun, Program Sarjana rata-rata waktu penyelesaian studi selama 3,5 tahun dan Program Sarjana Terapan tepat selama 4 tahun.

“Sementara terkait masa tunggu lulusan mendapat pekerjaan dilaporkan bahwa lulusan Universitas Binawan yang diterima bekerja 1 bulan setelah lulus mencapai 42 persen, 2 bulan setelah lulus sebesar 30 persen dan 3 bulan setelah lulus sebesar 16 persen. Mayoritas 97 persen lulusan mendapatkan pekerjaan dengan masa tunggu kurang dari 6 bulan,” terang Farouk. 

Farouk menambahkan Universitas Binawan selama ini dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi yang aktif menjalin kerja sama internasional, termasuk dalam program beasiswa dan penempatan tenaga kerja luar negeri di sektor kesehatan dan sosial. Banyak alumni kini telah bekerja di berbagai negara seperti Austria, Inggris, Jerman, Arab Saudi, Kuwait, Australia, Jepang dan Singapura, membuktikan kontribusi nyata dalam pembangunan global.

Melalui momen wisuda ini, lanjut Farouk, Universitas Binawan kembali menegaskan perannya sebagai kampus yang tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter, global mindset dan kesiapan kerja para mahasiswanya.

Dalam sambutannya, Plt. Rektor Universitas Binawan Prof. Hj. Henny Suzanna Mediani, S.Kp., M.Ng., Ph.D., berharap lulusan Universitas Binawan dapat menggunakan ilmu pengetahuan dan keterampilan bagi kemaslahatan masyarakat. Setelah lulus dari bangku kuliah para wisudawan akan memasuki babak baru sebagai masyarakat umum. Para lulusan harus siap bersaing dalam berkontribusi membangun bangsa. 

“Melalui forum yang terhormat ini kami mengingatkan kepada para wisudawan untuk terus menjaga integritas, profesionalisme dan kejujuran di manapun nanti mengabdi. Jaga nama baik almamater. Dunia kerja adalah dunia yang penuh dinamika dan tantangan. Oleh karena itu tetaplah berpegang pada prinsip-prinsip yang telah dipelajari di Universitas Binawan,” ujar Henny. 

Ia menambahkan keberhasilan seseorang tidak hanya diukur melalui pencapaian akademik tapi juga melalui kontribusi kepada masyarakat. Karena itu manfaatkan ilmu dan pengetahuan sebaik-baiknya, gunakan untuk memberikan kebaikan, menciptakan perubahan positif di manapun.  

Acara wisuda ditutup dengan sesi angkat sumpah profesi untuk lulusan bidang kesehatan, Profesi Ners, Profesi Bidan, D4 Teknologi Laboratorium Medis (TLM) dan D4 Fisioterapi, menandai komitmen etis mereka sebelum terjun ke dunia kerja.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya