Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/Ist

Bisnis

Momen Libur Sekolah Jadi Sasaran Pemerintah Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2025

SABTU, 24 MEI 2025 | 12:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah berupaya menjaga daya beli dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi kuartal II 2025.

Salah satu upaya terbaru adalah penyaluran enam paket stimulus berbasis konsumsi domestik yang menyasar sektor transportasi, energi, hingga perlindungan sosial, dengan peluncuran awal dijadwalkan pada 5 Juni mendatang.

Rangkaian kebijakan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Jumat 23 Mei 2025. 


Menko Airlangga menekankan bahwa pemberian stimulus di kuartal kedua ini menjadi krusial, mengingat telah lewatnya hari besar seperti Natal dan Tahun Baru yang dapat mendorong konsumsi masyarakat. 

Stimulus tersebut disiapkan agar pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal kedua dapat tetap berada di kisaran 5 persen. Masa libur sekolah yang diikuti dengan pemberian gaji ke-13, menurutnya, akan menjadi momentum penting untuk mendorong daya beli masyarakat.

“Stimulus ini diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal ke-2. Jadi momentum ini kita manfaatkan untuk membuat beberapa program. Nah, ini beberapa program yang disiapkan tentunya untuk mendorong pertumbuhan melalui apa yang bisa ditingkatkan melalui konsumsi,” ungkap Menko Airlangga dalam keterangan resmi, Sabtu 24 Mei 2025.

Pemerintah menyiapkan stimulus berbasis konsumsi massal dengan menyasar berbagai segmen masyarakat. Di sektor transportasi, akan diberikan diskon tarif untuk kereta api, pesawat, hingga kapal laut. Diskon tol juga disiapkan untuk mengakomodasi sekitar 110 juta pengendara selama masa liburan.

Di sektor energi, stimulus berupa diskon tarif listrik 50 persen ditujukan bagi 79,3 juta pelanggan rumah tangga berdaya listrik di bawah 1.300 VA. Kemudian, untuk kelompok masyarakat rentan, tambahan alokasi bantuan sembako dan pangan akan dikucurkan kepada 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Sementara untuk sektor ketenagakerjaan, Pemerintah kembali menggulirkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi pekerja dengan penghasilan di bawah Rp3,5 juta serta guru honorer. Program diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) juga akan diperpanjang, khususnya bagi pekerja di sektor padat karya.

Enam stimulus ini direncanakan akan mulai digulirkan per 5 Juni 2025. Pemerintah juga mendorong partisipasi aktif pemerintah daerah dalam menciptakan kegiatan wisata dan hiburan lokal untuk mendukung pergerakan masyarakat selama masa libur sekolah.

Di akhir rapat, Menko Airlangga kembali menegaskan bahwa sinergi antar Kementerian/Lembaga harus terus diperkuat agar program-program stimulus tersebut bisa terlaksana tepat waktu dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian Indonesia.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya