Berita

Penandatanganan nota kesepahaman antara bank bjb dan Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) Bandung Raya/Ist

Bisnis

ARSSI-bank bjb Kerja Sama Pemanfaatan Produk dan Jasa Layanan Perbankan

SABTU, 24 MEI 2025 | 10:30 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Komitmen mendukung layanan kesehatan berkualitas terus diwujudkan bank pembangunan daerah terbesar di Indonesia, bank bjb.

Dukungan tersebut diwujudkan lewat realisasi integrasi layanan keuangan, pembiayaan ekosistem rumah sakit, serta konektivitas dengan BJB Sekuritas untuk kebutuhan penawaran saham perdana (IPO).

Terbaru, bank bjb menandatangani nota kesepahaman bersama Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) Bandung Raya terkait pemanfaatan produk dan jasa layanan bank bjb untuk mendukung operasional rumah sakit swasta.


Nota kesepahaman tersebut berupa solusi keuangan terintegrasi yang dirancang khusus meningkatkan efisiensi operasional rumah sakit, penguatan permodalan dan likuiditas institusi.

Ini mencakup integrasi host to host layanan keuangan mulai penerimaan online sampai layanan transaksi keuangan pembiayaan rumah sakit beserta ekosistemnya, di antaranya pembiayaan untuk percepatan pembayaran dari BPJS Kesehatan maupun percepatan pembayaran kepada supplier rumah sakit, payroll services, hingga pembiayaan bagi tenaga medis.

Kemudian konektivitas dengan ekosistem bank bjb, termasuk di dalamnya BJB Sekuritas untuk kebutuhan advisory dan IPO serta asuransi kesehatan lainnya.

"Nota kesepahaman ini diharapkan dapat menjadi langkah awal kolaborasi yang saling mendukung antara bank bjb dengan ARSSI Bandung Raya serta membawa manfaat nyata dalam mendukung layanan kesehatan yang lebih baik dan akses keuangan inklusif," demikian kata Corporate Secretary bank bjb, Ayi Subarna, Sabtu, 24 Mei 2025.

bank bjb juga telah menggelar workshop bertajuk Strategi Go-Public & Holding Rumah Sakit di Jawa Barat dengan mengusung tema menyatukan rumah sakit, meningkatkan kesehatan negeri di Menara bank bjb, Lantai 9, Bandung, 21 Mei 2025.

Workshop dihadiri Ketua ARSSI Bandung Raya, dr. Tammy J Siarif; President Director PT Jasamedika Saranatama, Peni Pahlawanda; CEO PT Indonesia Strategic Investment, Ricko Bunardhi; Direktur RS Jantung & Pembuluh Darah Paramarta, dr. Jimmy Agung Pambudi beserta para pemilik RS dan perwakilan.

Hadir pula Direktur Utama Terpilih bank bjb, Yusuf Saadudin; Direktur Konsumer dan Ritel Terpilih bank bjb, Nunung Suhartini; Direktur Utama PT BJB Sekuritas, Maryadi Suwondo; beserta jajaran manajemen bank bjb. 
 
Workshop ini membahas strategi penguatan finansial dan tata kelola rumah sakit swasta melalui skema holding dan IPO.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya