Berita

Ilustrasi/Net

Global

UE Wajibkan Perusahaan Migas Bantu Cegah Krisis Iklim

SABTU, 24 MEI 2025 | 08:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebanyak 44 perusahaan minyak dan gas diminta ikut serta dalam upaya Uni Eropa untuk menangkap dan menyimpan setidaknya 50 juta ton karbon dioksida (CO2) setiap tahun mulai 2030. Langkah ini merupakan bagian dari target besar UE untuk mencapai netralitas iklim.

Komisi Eropa menjelaskan bahwa kontribusi setiap perusahaan akan dihitung berdasarkan seberapa besar mereka memproduksi minyak dan gas di wilayah UE antara tahun 2020 hingga 2023.

"Setelah selama ini mengambil minyak dan gas bumi yang menyebabkan emisi gas rumah kaca, kini industri minyak dan gas Eropa harus ikut bertanggung jawab dalam menyimpan CO2 dan membantu mengatasi perubahan iklim," kata Kurt Vandenberghe, kepala direktorat aksi iklim Komisi Eropa, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu 24 Mei 2025.


"Dengan memanfaatkan keahlian teknis mereka, mempercepat proses perizinan, serta memberikan dukungan dana yang kuat - termasuk dari Dana Inovasi yang dibiayai melalui sistem perdagangan emisi - kita bisa mendorong dekarbonisasi dan modernisasi industri di Eropa secara signifikan," ujarnya.

Uni Eropa telah menargetkan untuk menjadi kawasan netral karbon pada tahun 2050. Ini berarti semua emisi gas rumah kaca harus dikurangi sebanyak mungkin, dan sisanya diimbangi dengan cara-cara seperti reboisasi atau penyimpanan karbon.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya