Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa, Jumat 23 Mei 2025/tangkapan layar

Politik

Sri Mulyani Klaim Ekonomi Indonesia Kalahkan Malaysia dan Thailand

JUMAT, 23 MEI 2025 | 18:57 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kinerja ekonomi Indonesia diklaim cukup tangguh di tengah gejolak global. Bahkan pertumbuhan ekonomi Indonesia disebut lebih baik dibanding Malaysia dan Thailand.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut, ekonomi Indonesia berhasil tumbuh 4,87 persen pada kuartal I 2025 sekaligus menjadi yang terbesar ketiga di kawasan Asia.

“Kalau dipakai angka satu digit, pertumbuhan ekonomi kuartal I kita itu 4,9 persen. Indonesia relatif masih terjaga,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa, Jumat, 23 Mei 2025.


Angka tersebut menempatkan Indonesia hanya di bawah Vietnam dengan pertumbuhan 6,9 persen dan China serta Filipina yang sama-sama tumbuh 5,4 persen.

Capaian ini menunjukkan ketahanan ekonomi Indonesia masih terjaga di tengah perlambatan yang dialami beberapa negara tetangga.

"Beberapa negara seperti Malaysia penurunannya cukup tajam dari tahun lalu, kuartal II 2024 hingga sekarang kuartal I 2025," kata Sri Mulyani.

Menkeu melanjutkan, laju ekonomi Thailand dan Singapura juga tidak melampaui Indonesia karena masing-masing hanya tumbuh 3,1 persen dan 3,8 persen.

Di luar Asia Tenggara, kondisi ekonomi negara maju lebih mengkhawatirkan, seperti Jerman yang tumbuh minus 0,2 persen.

"Kita lihat Jerman masih mengalami negatif growth berturut-turut, jadi sudah dalam posisi resesi. Korea juga negatif, minus 0,1 persen,” tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya