Berita

Saksi Saeful Bahri di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat/RMOL

Hukum

Saeful Bahri Bantah Catut Nama Hasto Kristiyanto

JUMAT, 23 MEI 2025 | 01:07 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Saeful Bahri membantah jika dirinya disebut hanya mencatut nama Hasto Kristiyanto selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP dalam pengurusan agar Harun Masiku menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024.

Awalnya, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budhi Sarumpaet mendalami pernyataan Saeful yang selalu menyebut mendapatkan perintah dari Hasto kepada Agustiani Tio Fridelina selaku kader PDIP, kepada Riezky Aprilia selaku anggota DPR Fraksi PDIP periode 2019-2024, maupun kepada Wahyu Setiawan selaku mantan Komisioner KPU.

"Saya minta kejujuran saksi ya, sebenarnya memang saksi itu menyampaikan kepada Tio, Wahyu itu memang perintah dari terdakwa atau saksi hanya mencatut saja nama terdakwa, sebenarnya itu memang perintah dari terdakwa atau hanya menjual nama terdakwa pada waktu itu untuk kasus pengurusan Harun Masiku itu?" tanya Jaksa Budhi di persidangan perkara dugaan suap dan perintangan penyidikan dengan terdakwa Hasto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis 22 Mei 2025.


"Seperti di awal diceritakan bahwa saya setelah diajak Donny dan saya bilang mau, Donny bawa saya ke saudara terdakwa dan saudara terdakwa langsung perintah ke saya. Jadi ada perintah lisan untuk itu, artinya saya punya legitimasi untuk mengurus itu," jawab Saeful.

"Bukan menjual nama?" tanya Jaksa Budhi menegaskan.

"Nggak, saya tidak pernah mencatut nama," jawab Saeful secara tegas.

Soal tudingan pencatutan nama Hasto itu juga didalami Jaksa Moch Takdir Suhan kepada saksi Saeful. Awalnya, Jaksa Takdir mendalami Saeful soal adanya fakta-fakta yang baru terungkap dalam persidangan kali ini, yang tidak terungkap dalam persidangan perkara yang menjerat Saeful sebelumnya sebagai terdakwa.

"Apakah saat ini dengan munculnya fakta-fakta itu, ada hal-hal yang ingin saksi sampaikan, apakah saksi mohon maaf disudutkan oleh siapapun oleh oknum-oknum bahwa seolah-olah kesannya tadi saksi sudah selesai menjalani pidana ya, sudah menjadi warga biasa saat ini, ada hal yang ingin saksi sampaikan di depan sidang ini?" tanya Jaksa Takdir.

"Ya mungkin saya melihat penyidik saya di BAP sama penyidik kemarin fakta-fakta yang dihadirkan lebih banyak dari yang dulu. 3 kali terakhir (pemeriksaan) sama Mas Rossa itu, semua diperlihatkan kepada saya," kata Saeful.

"Saat ini sudah tidak ada pihak-pihak yang menyudutkan saksi bahwa dalam kaitan dengan suap ini itu apalagi tadi Harun Masiku paling most wanted saat ini. Ada hal-hal yang 'menyudutkan' saksi dan sebagainya?" tanya Jaksa Takdir menegaskan.

Saeful pun mengakui bahwa dirinya merasa tersudutkan ketika disebut hanya mencatut nama Hasto.

"Kalau menyudutkan, mungkin itu ya catut mencatut ya. Saya agak keberatan disampaikan saya tukang catut. Di sidang waktu ada Tio dan Donny di sini. Saya baca di media. Makanya saya jelaskan bahwa semua saya laporkan, kemudian ya nggak ada pencatutan itu, apalagi dipublish di media kan," pungkas Saeful.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya