Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Lelang SUN Hari Ini, Pemerintah Targetkan Rp26 Triliun

SELASA, 20 MEI 2025 | 06:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Keuangan kembali melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang Rupiah, hari ini, Selasa 20 Mei 2025.  Lelang diselenggarakan untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2025.

Dalam laman resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, disebutkan bahwa lelang diselenggarakan dengan syarat dan ketentuan. 

Target indikatif yang ditetapkan dalam lelang SUN ini adalah sebesar Rp26 triliun.


Lelang tersebut menawarkan delapan seri SUN tingkat kupon mulai dari 6,5 persen dan dilelang dengan nominal per unit Rp 1 juta.

Seri-seri ini menawarkan pilihan investasi yang beragam bagi para investor dan maksimal dimenangkan 150 persen dari target indikatif.

1. SPN03250820 (new issuance) jatuh tempo pada 20 Agustus 2025
2. SPN12260507 (reopening) jatuh tempo pada 7 Mei 2026
3. FR0104 jatuh tempo pada 15 Juli 2030
4. FR0103 jatuh tempo pada 15 Juli 2035
5. FR0106 jatuh tempo pada 15 Agustus 2040
6. FR0107 jatuh tempo pada 15 Agustus 2045
7. FR0102 jatuh tempo pada 15 Juli 2054
8. FR0105 jatuh tempo pada 15 Juli 2064

Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price). 

Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif (competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield yang diajukan. Sebaliknya, pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian non-kompetitif (non-competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield rata-rata tertimbang (weighted average yield) dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya