Berita

Kader PSI, Dian Sandi Utama usai diperiksa Polda Metro Jaya terkait ijazah Jokowi/Ist

Hukum

Kader PSI Berani Klaim Ijazah Jokowi Asli hanya dari Kiriman Foto Teman

SENIN, 19 MEI 2025 | 21:38 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Foto ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) yang diunggah kader PSI, Dian Sandi Utama ternyata bersumber dari kiriman foto seorang teman.

Pengakuan tersebut disampaikan Dian usai diperiksa Polda Metro Jaya hari ini, Senin, 19 Mei 2025. Awalnya, Dian mengunggah foto diduga ijazah Jokowi di akun X @DianSandiU pada tanggal 1 April 2025. Dalam unggahan tersebut, Dian mengklaim foto tersebut adalah ijazah asli Jokowi yang dikeluarkan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Namun dalam pemeriksaan hari ini, keaslian ijazah tersebut merupakan klaim pribadinya. 


"Saya tidak diberikan oleh Kaesang (anak Jokowi), tidak diberikan oleh Jokowi, atau UGM. Itu saya dikirimkan teman (berupa) dokumen digital, sudah melalui salinan beberapa kali sampai di tangan saya," tegas Dian di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Ia masih meyakini dokumen tersebut merupakan ijazah asli Jokowi karena pernah diunggah oleh UGM pada tahun 2022.

"Foto itu pernah di-posting UGM 2022. (dokumen miliknya) Identik dengan yang dikeluarkan oleh UGM. Itu yang membuat saya menulis bahwa itu asli," jelas Dian.

Dian Sandi menjalani lima jam pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus ijazah Jokowi. Materi pemeriksaan berkaitan dengan klaim keaslian ijazah Jokowi yang ia unggah di akun X.

"Saya (diperiksa) ada 25 pertanyaan," pungkas Dian.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya