Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Peringkat Kredit AS Turun, Harga Minyak Stabil

SENIN, 19 MEI 2025 | 09:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia yang sempat turun kembali stabil setelah lembaga pemeringkat Moody's mencabut peringkat kredit tertinggi milik pemerintah Amerika Serikat (AS).

Dikutip dari Bloomberg, Senin 19 Mei 2025, harga minyak mentah Brent sempat turun 1,1 persen hingga berada di bawah 65 Dolar AS per barel, sebelum akhirnya naik kembali. Sementara itu, minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati 62 Dolar AS per barel.

Penurunan peringkat kredit dari Moody's ini telah menambah kekhawatiran di Wall Street, terutama terhadap kondisi pasar obligasi pemerintah AS dan perlambatan ekonomi yang sedang terjadi.


Di sisi lain, Presiden Donald Trump mengatakan akan menghubungi Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada hari Senin untuk membicarakan kemungkinan mengakhiri perang di antara kedua negara. Jika perang berakhir, ekspor minyak dari Rusia - produsen minyak terbesar ketiga di dunia - bisa meningkat.

Selama dua minggu terakhir, harga minyak sempat naik karena ketidakpastian seputar negosiasi antara AS dan Iran, serta serangan Israel terhadap wilayah Yaman yang dikuasai kelompok Houthi. 

Meski begitu, secara keseluruhan harga minyak mentah masih turun lebih dari 10 persen sepanjang tahun ini, dipengaruhi oleh perang dagang yang dipimpin Trump yang mengancam permintaan global, serta rencana OPEC+ untuk kembali meningkatkan produksi di tengah kekhawatiran kelebihan pasokan akhir tahun ini.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya