Berita

Kotak iPhone/RMOL

Bisnis

Permintaan Trump agar Apple Bangun Pabrik iPhone di AS Sulit Dilakukan, Ini Alasannya

SENIN, 19 MEI 2025 | 07:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rencana Apple yang hendak memindahkan produksi iPhone dari China ke India kemungkinan akan mendapat hambatan. 

Presiden AS Donald Trump telah mengingatkan CEO Apple, Tim Cook, agar  berhenti membangun pabrik dan melakukan produksi atau merakit iPhone di India.

Sebelumnya, Apple memproduksi sebagian besar produknya di China dan tidak memiliki pabrik di AS. Kini, Apple tengah mempercepat ekspansi pabrik perakit iPhone di India usai tensi perdagangan antara AS dan China meningkat.


India merupakan salah satu pasar Apple yang paling cepat berkembang dengan basis pelanggan yang sangat besar. Negara ini juga memiliki subsidi negara untuk membantunya memperluas perakitan.

Sebagian besar iPhone buatan India dirakit di pabrik Foxconn Technology Group di India selatan. Apple telah meningkatkan produksi di India dan mengirimkan iPhone yang dirakit di negara ini ke AS

Alasan mengapa Apple belum melakukan proses produksi di AS, karena merakit iPhone dari nol di AS akan sangat sulit sebab minimnya rantai pasokan untuk iPhone di negeri Paman Sam itu. Selain itu, keberadaan tenaga kerja terampil untuk produk yang direkayasa secara presisi juga masih minim di AS.

Dikutip dari CNN, Senin 19 Mei 2025,  Apple sebelumnya dirumorkan bakal memindahkan produksi iPhone untuk pasar AS dari China ke India.

Rencananya, Apple bakal memproduksi lebih dari 40 juta unit per tahun di India atau sekitar 20 persen dari produksi tahunan Apple. 

Hal itu membuat Trump gundah. Dalam pertemuan di Qatar, Trump telah menyampaikan langsung uneg-unegnya itu kepada Tim Cook. Kata Trump, Apple seharusnya membangun produksinya di AS. 

Direktur Riset Perusahaan Analisis Teknologi Counterpoint,  yang berkantor pusat di Gurgaon dekat India, Tarun Pathak,  menjelaskan bahwa imbauan Trump kepada Tim Cook itu dilakukan sebagai upaya membentuk rantai pasok di AS. 

“Ini adalah taktik Trump yang sudah tidak asing lagi, dia ingin mendorong Apple untuk melokalkan lebih banyak dan membangun rantai pasokan di AS, yang tidak akan terjadi dalam semalam,” jelasnya. 

Ia menilai permintaan Trump kepada Tim Cook agar Apple membangun pabrik iPhone di AS, sulit dilakukan. 

Kurangnya talenta teknik dan manufaktur dalam negeri akan membuat hal tersebut hampir tidak mungkin dilakukan terutama dalam jangka pendek. Pasalnya, Apple memiliki salah satu rantai pasokan paling canggih yang dibangun selama bertahun-tahun. 

“Untuk merealisasikan hal itu atau untuk sepenuhnya pindah dari India atau Cina akan sangat sulit,” ujar Tarun Pathak.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya