Berita

Ilustrasi/Net

Global

Uni Eropa Tegas Tolak Akui SADR

MINGGU, 18 MEI 2025 | 10:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Uni Eropa kembali menegaskan bahwa mereka tidak mengakui entitas yang disebut sebagai "SADR" (Republik Arab Sahrawi Demokratik). 

Sikap itu disampaikan oleh juru bicara Uni Eropa untuk urusan luar negeri dan kebijakan keamanan, menjelang pertemuan tingkat menteri Uni Eropa,"Uni Afrika yang dijadwalkan berlangsung pekan depan di Brussels.

“Baik Uni Eropa maupun negara anggotanya tidak mengakui apa yang disebut ‘SADR’,” tegas juru bicara tersebut ketika menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan kehadiran entitas itu dalam pertemuan yang diselenggarakan bersama oleh Uni Eropa dan Uni Afrika, seperti dimuat dalam keterangan yang diterima redaksi pada Minggu, 18 Mei 2025.


Pernyataan ini muncul di tengah spekulasi tentang siapa saja yang akan hadir dalam pertemuan penting antar kedua serikat tersebut. 

Uni Eropa menjelaskan bahwa undangan kepada para peserta berada dalam wewenang bersama dengan Uni Afrika, dan potensi kehadiran "SADR" sepenuhnya merupakan urusan internal Uni Afrika.

Ia menambahkan bahwa kehadiran entitas tersebut dalam pertemuan tidak mencerminkan perubahan sikap atau pengakuan dari pihak Uni Eropa.

Pernyataan tegas ini menggarisbawahi konsistensi kebijakan luar negeri Uni Eropa terkait isu Sahara Barat, yang selama ini menjadi sumber ketegangan diplomatik antara beberapa negara di Afrika Utara dan negara-negara anggota Uni Eropa.

Pertemuan tingkat menteri Uni Eropa-Uni Afrika yang akan datang diharapkan menjadi ajang penguatan kemitraan strategis antar dua benua, di tengah berbagai tantangan geopolitik dan ekonomi global.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya