Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Jadi Kandidat Kuat Caketum PSI, Jokowi Resah Cuma Momong Cucu?

SABTU, 17 MEI 2025 | 16:08 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kemunduran nama Presiden ke-7 Joko Widodo sebagai kandidat kuat calon ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), tidak langsung disambut baik oleh publik.

Justru, muncul pertanyaan tentang apa yang sebenarnya diinginkan kakek dari Jan Ethes itu, untuk kembali terjun ke politik praktis dengan memegang kendali PSI.

Menurut pengamat Citra Institute, Efriza, dengan diwacanakannya Jokowi sebagai caketum kuat PSI menandakan ada kegelisahan dari ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tersebut.


"Jokowi jelas resah dirinya jika pasca tak punya jabatan politik ia hanya momong cucu," tutur Efriza, kepada RMOL, Sabtu, 17 Mei 2025. 

Di samping itu, pengamat politik lulusan S2 Universitas Nasional (UNAS) itu meyakini Jokowi tak bisa menikmati masa pensiunnya, karena dihantam banyak isu miring pasca selesai menjabat presiden.

"Sebab banyak kelompok maupun juga di publik menanyakan pola pengelolaan pemerintahan di masa dirinya yang banyak permasalahan," ujarnya.

Lebih dari itu, Efriza memperkirakan Jokowi tidak mau kehilangan muka pasca lengser dari pemerintahan, sehingga harus kembali berpolitik secara aktif melalui partai politik.

"Di sisi lain, ia juga harus menyelamatkan nama baik dirinya, legacynya, dan keluarganya," demikian dosen ilmu pemerintahan UNPAM itu berpendapat.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya