Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

DBS: Tiru Pasar AS, E-Commerce Asia Tenggara Kini Makin Beragam

KAMIS, 15 MEI 2025 | 15:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sektor e-commerce di Asia Tenggara kini memasuki fase pertumbuhan baru. 

Bank DBS mengungkapkan, fase ini ditandai dengan fokus pada keuntungan, peningkatan pengalaman pelanggan, serta pertumbuhan yang lebih berkelanjutan dengan dukungan kredit.

Laporan  DBS Nextwave Southeast Asia 2025 - hasil kolaborasi DBS dan firma riset Cube - juga menyebutkan bahwa pasar  e-commerce  di Asia Tenggara telah mencapai profitabilitas pada 2024, ditopang oleh pertumbuhan eksponensial sejak 2012, dengan nilai pasar hanya sebesar 4 miliar Dolar AS.


Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap pencapaian ini antara lain konsolidasi pangsa pasar, peningkatan biaya layanan, dan fokus yang lebih besar pada penawaran inti bisnis mereka. 

Beberapa perusahaan juga berinvestasi dalam model bisnis vertikal yang terkait dengan e-commerce – seperti pergudangan dan pengiriman jarak jauh (last-mile delivery) – untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperbaiki layanan pelanggan.

Lanskap e-commerce Asia Tenggara juga diprediksi akan menjadi lebih beragam, meniru pasar seperti AS. 

"Pasar AS memberi petunjuk bahwa konsumen Asia Tenggara ke depan akan mencari pengalaman  e-commerce  yang lebih beragam," kata laporan itu, dikutip dari Business Times.

Di AS, pemain seperti Amazon dan Walmart berbagi pasar dengan penjual daring khusus dan pemain omni-channel, sementara di China, raksasa seperti Alibaba kehilangan pangsa pasar akibat munculnya kompetitor baru seperti ByteDance dan Pinduoduo.

Menyoroti prospek pendatang baru, Chua Shih Guan, Head of Digital Economy Group, Institutional Banking di DBS mengatakan, seiring kedewasaan sektor  e-commerce  di kawasan, ia melihat pergeseran dari sekadar promosi dan diskon menuju pengalaman pelanggan yang lebih inovatif dan berbeda.

Menurutnya, pendatang baru perlu fokus pada model pertumbuhan berkelanjutan, termasuk struktur modal seimbang dan pembiayaan berbasis kredit. 

Faktor-faktor seperti adopsi kecerdasan buatan (AI) diperkirakan akan memainkan peran kunci. 

Pada saat yang sama, pemain baru yang menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih unggul, seperti mengintegrasikan pembayaran tanpa hambatan, atau memanfaatkan AI untuk menciptakan model bisnis yang berbeda, dapat menggoyahkan pemain lama dan menarik modal investasi.

"Kami percaya platform-platform ini akan tumbuh secara menguntungkan dan memainkan peran penting sebagai penghubung dalam gelombang inovasi berikutnya di Asia Tenggara," kata Chua Shih Guan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya