Berita

Bursa Efek Indonesia/RMOL

Bisnis

Investor Asing Kembali Serbu Bursa, IHSG Tembus 7.000

KAMIS, 15 MEI 2025 | 10:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat dan menembus level psikologis 7.000 pada awal perdagangan Kamis, 15 Mei 2025. 

IHSG dibuka naik ke posisi 7.019, melanjutkan tren positif dari penutupan sebelumnya di level 6.979.

Pengamat pasar modal dari Panin Sekuritas, Reydi Octa, menilai lonjakan IHSG ini didorong oleh aksi beli besar-besaran investor asing terhadap saham perbankan nasional pada perdagangan sebelumnya.


“Keberhasilan indeks saham hari ini yaitu yang pertama partisipasi asing yang sangat masif kemarin di saham perbankan, sebagai contoh asing net buy BBRI kemarin Rp1,2 triliun, Rp528 miliar untuk BBCA, dan Rp668 miliar untuk BMRI,” ujar Reydi kepada RMOL.

Menurutnya, penguatan IHSG ini juga dipengaruhi oleh meredanya ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China. Kondisi ini membuat investor mulai kembali melirik pasar saham Indonesia yang dinilai masih menjanjikan.

“Kesepakatan tarif itu menular kemana-mana efeknya dan mungkin juga ke ranah suku bunga Bank Sentral Amerika dan Bank Indonesia yang dapat dipercepat untuk dilakukan pemangkasan suku bunga acuan,” jelasnya.

Ia juga berharap masuknya investor institusi dan asing akan semakin agresif setelah ketegangan perdagangan mereda.

Berdasarkan data perdagangan pagi ini, volume transaksi tercatat mencapai 1,76 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp1,06 triliun. Sebanyak 251 saham tercatat menguat, 112 saham melemah, dan 219 saham stagnan.

Reydi memproyeksikan IHSG berpotensi mencapai level resistance terdekat di 7.125. 

“Karena kenaikannya cukup signifikan di sesi pertama, mungkin di sesi kedua pergerakannya akan melambat di kisaran 7.000 hingga 7.125,” tutupnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya