Berita

Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fraksi PKB, Eva Monalisa/Rep

Politik

Konferensi Anggota Parlemen Perempuan Muslim OKI

Perempuan Harus Diberi Ruang jadi Aktor Utama Penyelesaian Konflik

RABU, 14 MEI 2025 | 08:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan dan menjaga perdamaian dunia. 

Itu menjadi pembahasan dalam Konferensi Anggota Parlemen Perempuan Muslim (Conference of Muslim Women Parliamentarians) yang berlangsung sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Konferensi Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) di Jakarta, Indonesia.

Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fraksi PKB, Eva Monalisa mengatakan, perempuan tidak boleh hanya dilihat sebagai korban konflik, tetapi harus diberi ruang sebagai aktor utama dalam penyelesaian konflik dan rekonsiliasi.


“Yang patut digarisbawahi adalah penyelenggaraan Konferensi Anggota Parlemen Perempuan Muslim dalam forum PUIC ini merupakan inisiatif Indonesia. Gagasan ini pertama kali diusulkan dan dimulai pada Konferensi PUIC ke-7 yang diselenggarakan di Palembang, Indonesia pada tahun 2012,” ujar Eva dalam keterangannya, Rabu 14 Mei 2025. 

Sejak saat itu, kata Eva, konferensi ini menjadi forum penting bagi para perempuan parlemen dari negara-negara OKI untuk bertukar pengalaman, merumuskan rekomendasi, dan mendorong aksi nyata dalam isu perdamaian dan perlindungan perempuan.

Eva juga menyoroti Indonesia telah lama mengintegrasikan pendekatan melalui Rencana Aksi Nasional tentang Perempuan, Perdamaian, dan Keamanan (PPK) sejak tahun 2014. 

“Rencana ini mencakup perlindungan perempuan dan anak di wilayah konflik serta pelibatan aktif perempuan dalam pencegahan kekerasan dan pembangunan sosial di tingkat lokal,” kata Eva.

Legislator PKB itu menambahkan, Indonesia juga terus berkontribusi di kancah internasional. Ketika menjadi anggota Dewan Keamanan PBB pada tahun 2020, Indonesia berhasil mensponsori Resolusi 2538 yang menyerukan peningkatan partisipasi perempuan dalam misi penjaga perdamaian PBB.

Sementara itu, Anggota BKSAP DPR RI Fraksi Gerindra Melly Goeslaw menyuarakan keprihatinan terhadap kondisi kemanusiaan perempuan dan anak di wilayah konflik, terutama di Palestina.

Selain itu, juga disampaikan pandangan mengenai pentingnya penguatan peran perempuan dalam proses resolusi konflik dan pembangunan perdamaian.
 
Konferensi yang dipimpin oleh Anggota BKSAP DPR RI Eva Monalisa dari Fraksi PKB ini juga didampingi oleh anggota BKSAP DPR RI lainnya, yaitu dari Fraksi Gerindra; Melly Goeslaw, Ruby Chairani, dan Himmatul Aliyah.

Konferensi Anggota Parlemen Perempuan Muslim merupakan bagian dari agenda Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC), yaitu forum kerja sama antar parlemen negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). 

PUIC-19 tahun ini diadakan di Jakarta, Indonesia dari tanggal 12 hingga 15 Mei 2025 dengan tema “Governance and Strong Institutions as Pillar of Resilience” dan dihadiri oleh 38 negara dari 54 negara peserta.



Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya