Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi/Ist

Hukum

Jokowi Berpeluang Menang dalam Sengketa Ijazah

SELASA, 13 MEI 2025 | 10:54 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ketidakpercayaan publik terhadap Polri sudah berlangsung sejak Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi berkuasa pada 2014.

Demikian dikatakan peneliti media dan politik Buni Yani kepada RMOL, Selasa 13 Mei 2025.

"Jokowi diduga menggunakan polisi untuk melakukan kriminalisasi lawan politik," kata Buni Yani.


Buni Yani melihat, saat ini pun Polri masih di bawah pengaruh kekuasaan Jokowi dengan masih menjabatnya Kapolri Sigit Listyo Prabowo.

"Jenderal Listyo dikenal sebagai orang kepercayaan Jokowi," kata Buni Yani.

Karenanya, kata Buni Yani, melihat hal ini, ketidakpercayaan publik terhadap polisi akan berlaku adil dan profesional masuk akal. 

"Opini publik mengatakan Jokowi kemungkinan besar akan menang dalam hal sengketa ijazah palsu," kata Buni Yani.

Publik curiga polisi akan membantu Jokowi dalam hal mengalihkan fokus perkara dari keaslian ijazah Jokowi menjadi pasal penghinaan dan pencemaran nama baik.

"Tentu kita tidak mau hal ini terjadi. Presiden Prabowo Subianto harus turun tangan menjadikan hukum sebagai panglima untuk menenteramkan rakyat," pungkas Buni Yani.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya