Berita

Perak/Net

Bisnis

Perak Anjlok, Kurs XAG Diperdagangkan di 32,56 Dolar AS

SELASA, 13 MEI 2025 | 10:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga perak dunia mengakhiri perdagangan dengan kerugian lebih dari 0,40 persen. 

Dikutip dari Fxstreet, perak di pasar spot atau XAG/USD diperdagangkan pada 32,56 Dolar AS pada penutupan Senin 12 Mei 2025, tidak berubah hingga saat sesi Asia hari Selasa dibuka. 
Selama lima hari perdagangan, harga perak telah terkonsolidasi dalam kisaran 32,00 - 33,00 Dolar AS di tengah kurangnya komitmen dari pembeli dan penjual untuk mendorong logam abu-abu itu naik atau turun karena ketidakpastian geopolitik dan volatilitas Greenback.

Selain emas, perak (silver) merupakan komoditas logam mulia yang banyak dibutuhkan, baik untuk kebutuhan industri maupun sebagai perhiasan. Perak juga memiliki karakteristik safe haven yang biasanya diincar investor saat kondisi global penuh ketidakpastian

Selain emas, perak (silver) merupakan komoditas logam mulia yang banyak dibutuhkan, baik untuk kebutuhan industri maupun sebagai perhiasan. Perak juga memiliki karakteristik safe haven yang biasanya diincar investor saat kondisi global penuh ketidakpastian

Harga perak dipengaruhi oleh berbagai faktor. Ketidakstabilan geopolitik atau ketakutan akan resesi yang parah dapat membuat harga Perak meningkat karena statusnya sebagai aset yang aman, meskipun tingkatannya berada di bawah emas. 

Naik turunnya Dolar AS juga mempengaruhi harga logam ini. Kemudian perubahan teknologi juga ikut memberi dampak pada harga perak. Demikian juga dengan naik turunnya minat tas safe haven.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya