Berita

Bursa Asia/RMOL

Bisnis

Pasar Asia Dibuka Beragam: Nikkei Melesat, Hang Seng Anjlok

SELASA, 13 MEI 2025 | 09:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia dibuka melaju pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa 13 Mei 2025, saat sebagian pasar libur untuk merayakan Waisak, termasuk pasar Indonesia.

Indeks ASX 200, Australia, dibuka menguat 0,71 persen. Indeks berlanjut naik 0,51 persen (42,3 poin) menjadi 8.275,8. 

Indeks Kospi Korea Selatan dibuka menguat 0,13 persen. Indeks Kosdaq yang berisi saham-saham berkapitalisasi kecil melaju 1,01 persen pada awal perdagangan. 


Indeks acuan Jepang, Nikkei 225, naik 2,17 persen saat pembukaan, dan berlanjut melaju 1,88 persen (708,26 poin) ke level 38.352,52.

Indeks Topix yang lebih luas melonjak 1,77 persen. 

Menguatnya saham-saham di Asia didorong oleh kesepakatan tarif Amerika Serikat (AS) - China yang baru saja menyelesaikan perundingan di Swiss. 

Kesepakatan dagang ini berarti bahwa tarif "resiprokal" antara kedua negara akan dipangkas dari 125 persen menjadi 10 persen. 

Namun, bea masuk sebesar 20 persen dari AS terhadap impor China yang berkaitan dengan fentanyl akan tetap diberlakukan, sehingga total tarif terhadap Tiongkok tetap berada di angka 30 persen.

Di Hong Kong, saham-saham mengalami penurunan. Indeks Hang Seng turun 1,02 persen dan indeks Hang Seng Tech turun 1,55 persen. 

Investor saat ini akan mencermati pasar India, setelah melonjak tajam pada sesi perdagangan kemarin didorong oleh optimisme atas gencatan senjata antara India dan Pakistan. 

Di AS, saham-saham melonjak setelah kekhawatiran investor terhadap resesi akibat perang dagang dengan China mereda, menyusul tercapainya kesepakatan antara dua negara adidaya tersebut.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya