Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri/RMOL

Politik

Regenerasi Mandek jika PDIP Kembali Pilih Megawati

MINGGU, 11 MEI 2025 | 11:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

PDIP direncanakan menggelar Kongres dalam waktu dekat dengan agenda utama mengukuhkan kembali Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum partai berlambang banteng moncong putih.

Analis komunikasi politik Jamiluddin Ritonga berpendapat PDIP seperti tidak mengedepankan regenerasi. Padahal, regenerasi itu penting di tubuh partai politik.

"Kalau (pengukuhan Megawati Soekarnoputri) benar, berarti tidak ada regenerasi kepemimpinan di PDIP pada kongres yang konon akan dilaksanakan tahun 2025. PDIP akan tetap dipimpin Megawati Soekarnoputri yang sudah berusia uzur hingga tahun 2030," kata Jamiluddin kepada RMOL, Minggu 11 Mei 2025.


Jamiluddin menerangkan, secara politis menetapkan kembali Megawati menjadi ketua umum PDIP bisa jadi dapat menjaga stabilitas politik di internal partai.

"Faksi-faksi yang ada akan sungkan melakukan kekacauan bila Megawati tetap menjadi ketum," kata Jamiluddin.

Menurutnya, dipertahankannya Megawati sebagai ketua umum untuk meredam ambisi beragam faksi di internal PDIP.

"Termasuk tentunya keinginan faksi tertentu yang ingin adanya pergantian ketum," tutup Jamiluddin.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat mengatakan,  Kongres PDIP 2025 yang akan digelar dalam waktu dekat, tinggal mengukuhkan kembali Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum partai banteng.

“Nanti kongres kan tinggal mengukuhkan saja ya. Mengukuhkan Ibu Mega,” kata Djarot kepada wartawan di Hotel Grand Sahid, Jakarta Selatan, Kamis malam, 8 Mei 2025. 

Adapun mengenai kapan waktu pasti pelaksanaan Kongres PDIP, Djarot masih enggan buka suara. Hanya saja, dipastikan digelar tahun ini.

“Kan masih ada Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, masih sampai Desember. Yang jelas pasti kalau (tahun) ini,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini.



Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya