Berita

Presiden Donald Trump dan Menteri Keuangan Scott Bessent/Net

Global

Amerika Terancam Gagal Bayar Utang pada Agustus 2025

MINGGU, 11 MEI 2025 | 02:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah Amerika Serikat (AS) kembali menghadapi bayang-bayang gagal bayar utang. 

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, memperingatkan bahwa risiko tersebut bisa terjadi pada Agustus 2025, jika Kongres tidak segera menaikkan batas utang negara.

"Ada kemungkinan yang cukup berdasar," tulis Bessent dalam surat resmi yang ditujukan kepada Ketua DPR Mike Johnson, dikutip dari AFP, Sabtu 10 Mei 2025.


Situasi ini dipicu oleh tercapainya batas utang nasional sebesar 36 triliun Dolar AS pada Januari lalu. Sejak itu, Departemen Keuangan AS terpaksa mengambil langkah-langkah darurat guna mencegah default, termasuk menghentikan sementara beberapa pembayaran dan merelokasi dana internal.

Namun upaya negosiasi di Kongres, yang kini dikuasai Partai Republik, sejauh ini belum membuahkan hasil. 

Pembahasan untuk menaikkan ambang batas utang masih terjebak dalam tarik-menarik kepentingan soal kebijakan pajak dan belanja yang sejalan dengan agenda Presiden Donald Trump.

Bessent memperingatkan bahwa penundaan pengambilan keputusan akan membawa konsekuensi serius.

"Pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa menunda hingga detik terakhir dapat berdampak buruk bagi pasar keuangan, pelaku usaha, serta stabilitas pemerintahan," ujarnya.

Ia menambahkan, kegagalan menaikkan atau menangguhkan plafon utang bisa melemahkan sistem keuangan nasional dan merusak posisi Amerika Serikat di panggung global.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya