Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Saham Eropa Ditutup Lebih Tinggi, STOXX 600 Catat Kenaikan Mingguan

SABTU, 10 MEI 2025 | 08:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa menguat seiring meredanya kekhawatiran akan perang dagang global. 

Amerika Serikat (AS) dan China kemungkinan akan mengurangi ketegangan perang dagang mereka dengan adanya pembicaraan yang akan berlangsung pada akhir pekan ini. 

Pejabat-pejabat tinggi dari dua ekonomi terbesar dunia akan menggelar negosiasi di Swiss pada hari Sabtu sebagai bagian dari upaya meredakan perang dagang yang telah mengguncang pasar.


AS juga akan mengumumkan puluhan kesepakatan dagang dalam sebulan mendatang, namun tarif sebesar 10% yang diberlakukan terhadap sebagian besar negara kemungkinan besar akan tetap dipertahankan. 

Dikutip dari Reuters, berikut pergerakan indeks saham Eropa pada penutupan perdagangan Jumat 9 Mei 2025 atau Sabtu WIB. 

- STOXX 50 menguat 0,4 persen menjadi 5.310
- STOXX 600 Eropa naik 0,4 persen menjadi 548
- DAX Jerman menguat 0,6 persen

STOXX 600 mencatat kenaikan mingguan keempat berturut-turut, dengan kenaikan tipis sebesar 0,2 persen di tengah minggu yang sibuk--termasuk keputusan The Federal Reserve AS untuk menahan suku bunga dan langkah Bank of England memangkas suku bunga sebesar seperempat poin.

Indeks acuan tersebut telah pulih dari penurunan tajam pada awal April ketika Trump menerapkan dan kemudian menangguhkan selama 90 hari pemberlakuan tarif universal terhadap sebagian besar mitra dagang.

Perusahaan konsumen diskresioner dan penyedia utilitas memimpin kenaikan setelah tertinggal di sesi sebelumnya, dengan LVMH, BMW, L'Oreal, dan Enel semuanya menguat lebih dari 2 persen. 

Saham Commerzbank naik 4 persen setelah bank asal Jerman tersebut melaporkan pertumbuhan laba kuartal pertama yang mengejutkan.

Saham Mediobanca naik 5,4 persen setelah laba kuartalannya melampaui perkiraan pasar, di tengah upaya bank investasi tersebut untuk menangkis tawaran akuisisi tak diundang dari pesaing yang lebih kecil, Banca Monte dei Paschi.

Sementara itu, saham Bavarian Nordic melonjak 6,1 persen setelah pendapatan kuartal pertama perusahaan bioteknologi asal Denmark itu mengungguli ekspektasi pasar.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya