Berita

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja dalam diskusi Koalisi Pewarta Pemilu dan Demokrasi (KPPD) di Kantor Bawaslu, Kamis Mei 2025/RMOL

Bawaslu

Bawaslu Sentil Oknum yang Cicil Gugatan agar Terjadi PSU Berkali-kali

JUMAT, 09 MEI 2025 | 11:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemungutan suara ulang (PSU) yang akhirnya terjadi berkali-kali, dikeluhkan oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Rahmat Bagja.

Bagja mengungkapkan, Bawaslu mendapati fenomena tak biasa dilakukan oleh kelompok-kelompok tertentu, yaitu membuat strategi pelaporan atau gugatan yang berpotensi memunculkan PSU yang berulang-ulang.

Hal itu disampaikan Bagja dalam diskusi Koalisi Pewarta Pemilu dan Demokrasi (KPPD) bertajuk "Kupas Tuntas Rencana RUU Pemilu dan Pilkada", di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis petang, 8 Mei 2025.


"Misalnya (ada) kasus di MK A, tiba-tiba (diputus) PSU, tapi muncul lagi kasus. Kita bingung, kok laporan dicicil," ujar Bagja dikutip dari siaran ulang kanal Youtube Bawaslu RI, Jumat, 9 Mei 2025.

Anggota Bawaslu RI dua periode itu menduga ada oknum-oknum tertentu yang sengaja mengatur pelaporan tidak sekaligus.

"Ya, kalau ada informasi di-share aja langsung, sehingga kemudian PSU cuma sekali nanti. Ini kan orang ada yang berharap PSU berkali-kali," tuturnya.

Oleh karena itu Bagja berharap, ke depan pembentuk undang-undang dapat memperbaiki pengaturan pelaporan ke MK, agar tidak terjadi lagi PSU yang berjilid-jilid.

"Kami penyelenggara tidak ingin PSU berkali-kali. Meskipun (ada) PSU, cukup sekali, tidak ada lagi PSU ulang," demikian Bagja menambahkan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya