Berita

Ilustrasi/Ist

Politik

India-Pakistan Harus Tahan Diri, Jangan Terprovokasi!

JUMAT, 09 MEI 2025 | 10:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Mardani Ali Sera merespons makin memanasnya ketegangan antara India dan Pakistan.

Lewat akun X miliknya, Jumat 9 Mei 2025, Mardani mengajak semua pihak untuk menahan diri dan tidak terpancing oleh provokasi yang dapat memperburuk situasi.

“Berapa kali saya berjumpa dengan anggota DPR dari Pakistan dan India, semua punya komitmen sama menjaga perdamaian," kata Mardani.


Menurutnya, kedua negara besar di kawasan Asia Selatan itu memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada penyelesaian masalah global, seperti krisis iklim dan kemiskinan. 

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menegaskan, ketegangan yang saat ini memanas dinilainya sangat berbahaya dan berpotensi mengganggu stabilitas kawasan.

"Kondisi sekarang berbahaya," ungkapnya.

Sebagai Ketua BKSAP, Mardani menekankan pentingnya diplomasi parlemen dalam membangun jembatan dialog antarnegara. Ia berharap parlemen kedua negara dapat terus berperan aktif dalam meredakan konflik dan memperkuat kerja sama lintas batas.

“Semua mesti menahan diri. Semua mesti tidak mudah terprovokasi. Semua harus menjaga damai,” pungkas Mardani.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Gol Dramatis Lautaro Martínez Bawa Argentina ke Final

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:20

KPK Watch Dorong DPR Percepat Bahas RUU Perampasan Aset

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03

Klaster Asabri-Jiwasraya dari Suap, Gratifikasi, hingga Pencucian Uang

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:30

Pecat Jaksa Agung ST Burhanuddin!

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:08

Pemilu 2029 Inkonstitusional Jika UU Pemilu Tak Direvisi

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:04

Gus Miftah Terima Uang Haram Rp100 Juta? Ah, Jangan Bercanda

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:40

Fahira Idris: Ancaman Bom Bukan Candaan!

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:08

Kasus Febrie Adriansyah Berpeluang Antiklimaks

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Dominasi Agrinas di KDKMP Membahayakan Desa

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Kejagung Bikin Dagelan Kasus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 01:18

Selengkapnya