Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Wakil Ketua MPR:

Inggris Kagum Kegigihan Program Transisi Energi Indonesia

JUMAT, 09 MEI 2025 | 03:40 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menyebut dua perwakilan pemerintah Inggris yang mengunjunginya merasa kagum dengan kegigihan Indonesia dalam melaksanakan program transisi energi yang digaungkan dunia.

Hal itu disampaikan Eddy Soeparno ketika menerima Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey dan utusan iklim dari pemerintah Inggris Rachel Kyte di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis, 8 Mei 2025.

Eddy dan perwakilan Inggris membahas tentang perubahan iklim serta energi baru terbarukan yang kini sedang digarap Indonesia. Menurutnya, Inggris merasa kagum dengan upaya Indonesia yang saat ini concern terhadap perubahan iklim.


“Tadi yang disampaikan oleh Ibu Rachel Kyte bahwa pertama dia kagum melihat kegigihan Indonesia dalam melaksanakan program transisi energinya dan kesungguhan Indonesia yang memiliki program dan memiliki rencana-rencana serta kebijakan jangka panjang dalam transisi energi,” terangnya.

Wakil Ketua Umum PAN ini menerangkan Inggris berharap Indonesia mampu memiliki  forum legislasi yang bisa mendukung adanya penanganan perubahan iklim tersebut.

“Ini yang menjadi salah satu titik kekaguman beliau, dan berharap bahwa Indonesia juga bisa segera memiliki legislasi yang bisa mendukung itu,” ungkap dia.

Lantas, Eddy menuturkan kepada pemerintah Inggris bahwa saat ini Indonesia saat ini sedang menggarap sebuah undang-undang yang berkaitan dengan energi baru terbarukan.

“Saya sampaikan bahwa saat ini kita sedang menyelesaikan undang-undang energi baru terbarukan, agar itu bisa segera kita bisa jadikan sebagai payung hukum kita untuk menjalankan transisi energi ke depan,” pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya