Berita

Menko Pangan, Zulkifli Hasan di Istana Merdeka Jakarta pada Kamis, 8 Mei 2025/Ist

Politik

Zulhas: 9.835 Kopdes Merah Putih Terbentuk, Beroperasi Mulai 28 Oktober

KAMIS, 08 MEI 2025 | 21:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengungkapkan bahwa pemerintah tengah mempercepat pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih guna memperpendek rantai pasok antara produsen dan konsumen di berbagai sektor kebutuhan masyarakat.

Menurut Zulhas, koperasi ini tidak hanya akan mempermudah distribusi barang seperti pupuk, tabung gas, dan bantuan pemerintah lainnya, tetapi juga akan berperan penting dalam mengurangi ketergantungan masyarakat pada rentenir maupun pinjaman online ilegal.

“Selain memotong rantai pasok, juga akan memotong rentenir-rentenir, pinjol, karena ada BRI di situ, kemudian juga akan menghilangkan tengkulak-tengkulak. Jadi langsung dari pusat seperti pupuk, koperasi-koperasi langsung kepada rakyat,” tegas Zulhas usai menggelar rapat terbatas bersama Prabowo dan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 8 Mei 2025.


Hingga saat ini, Zulhas mencatat sudah terbentuk 9.835 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia. 

“Sampai tadi sore karena setiap hari berkembang terus,” ujarnya.

Untuk mendukung operasional, koperasi-koperasi tersebut akan bekerja sama dengan sejumlah lembaga, termasuk PT Pos Indonesia serta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), seperti BRI dan BNI. Koperasi ini juga akan berfungsi sebagai agen layanan keuangan, misalnya BRI Link dan BNI Link.

Pemerintah menargetkan Koperasi Merah Putih dapat resmi diluncurkan dan beroperasi secara nasional pada 28 Oktober 2025. Sebagai bentuk dukungan finansial, pemerintah menyiapkan plafon kredit awal sebesar Rp3 miliar bagi masing-masing koperasi.

“Pembiayaannya untuk tahap pertama ini nanti ada plafon ya, bukan bantuan. Bukan bantuan dikasih hilang, tidak, tapi ini plafon Rp3 miliar,” jelas Zulkifli.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya