Berita

Anggota Komisi VI DPR RI, Iskandar/Repro

Politik

Komisi VI DPR Desak Audit Garuda Indonesia

RABU, 07 MEI 2025 | 16:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi VI DPR mendesak PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk segera menjalani audit menyeluruh melibatkan auditor independen. 

Anggota Komisi VI DPR RI, Iskandar mengatakan, audit independen diperlukan demi memperkuat kredibilitas Garuda Indonesia yang terus dibayangi masalah, termasuk dalam pelaksanaan penerbangan haji.

“Kami meminta Garuda sebelum dan setelah (penyelenggaraan Haji) harus lakukan audit kontrak secara menyeluruh, baik tentang sewa pesawat atau cost management penerbangan," kata Iskandar saat rapat kerja (Raker) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 7 Mei 2025. 


Politisi PAN ini menyoroti, sebagian besar operasional Garuda saat ini masih mengandalkan pesawat sewa. Sementara kinerja keuangan dan layanan belum menunjukkan perbaikan signifikan. 

Kondisi tersebut berisiko memperburuk reputasi Garuda di kancah internasional, terutama sebagai penyelenggara utama penerbangan haji.

Audit, kata Iskandar, sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menekan harga tiket pesawat dan biaya haji tahun depan.

“Ini harus kita lakukan agar operasional haji dan keterbukaan publik yang (pada akhirnya Garuda akan kembali) mendapat kepercayaannya,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mendorong Garuda menyusun roadmap strategis jangka pendek hingga jangka panjang guna memperbaiki performa dan efisiensi perusahaan.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya