Berita

Hasan Nasbi/RMOL

Politik

Setuju Balik Jadi Kepala PCO, Hasan Nasbi: Saya Kan Loyal ke Presiden

SELASA, 06 MEI 2025 | 15:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Hasan Nasbi mengungkap alasannya kembali mengampu jabatan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) adalah karena loyalitasnya kepada Presiden Prabowo Subianto. 

Dalam konferensi pers di kantor PCO di Gedung Kwarnas Pramuka, Gambir, Jakarta Pusat, pada Selasa, 6 Mei 2025, Hasan menjelaskan bahwa surat pengajuan pengunduran dirinya pada 21 April lalu dilakukan karena ada sesuatu yang tidak bisa ia tangani, bukan karena amarah ataupun alasan kekanakan lainnya.   

"Menurut saya gini teman-teman, kemarin itu ada hal-hal yang mungkin memang tidak bisa saya atasi sama sekali. Dan ini bukan kemarahan, bukan ngambek, bukan hard feeling itu enggak," ujarnya. 


Hasan menolak memaparkan masalah yang tidak bisa ditanganinya hingga mengundurkan diri. Namun ia berkomitmen untuk memberikan yang terbaik setelah kembali menjabat sebagai Kepala PCO. 

"Yang jelas ke depan tentu akan lebih baik lagi. enggak usah dijabarkan lah. Insya Allah ke depannya akan jauh lebih baik lagi," kata dia. 

Lebih lanjut, ia mengungkap keputusannya kembali menjadi Kepala PCO merupakan bentuk loyalitasnya kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Saya kan loyal sama Presiden. Jadi tahu diri itu bukan sesuatu yang bertentangan dengan loyalitas kan. Tapi begitu diperintahkan untuk melanjutkan ya sudah kita sebagai bawahan beliau, sebagai anak bawahan beliau ya patuh untuk melanjutkannya," jelasnya. 

Kendati demikian, Hasan mengatakan perintah agar dia kembali ke kantor PCO berasal dari Menteri Sekretaris Kabinet Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy selama Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka Jakarta pada Senin, 5 Mei 2025.

Hasan memang sempat bertemu dengan Prabowo dalam sidang tersebut, tetapi keduanya hanya membicarakan hal-hal umum.

"Kita bicara hal-hal yang umum soal negara dengan Presiden, tapi kemudian perintah untuk meneruskan (sebagai kepala PCO) itu disampaikan oleh Mensesneg dan Seskab," ungkap dia.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya