Berita

Ketua Umum Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) Ray Zulham Farras/Ist

Olahraga

Jadi Ketum Perbati, Ray Zulham Targetkan Emas di Sea Games

SABTU, 03 MEI 2025 | 21:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Umum Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) Ray Zulham Farras memastikan bakal memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan dunia tinju di Indonesia.

Ray yang juga merupakan anak dari Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, memperkenalkan Perbati sebagai organisasi baru yang menaungi petinju se-Indonesia dalam acara Silaturahmi Insan Tinju Indonesia di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu, 3 Mei 2025.

"Pelantikan pengurus Perbati akan segera dilaksanakan di bulan ini," kata ray.


Dia telah mempunyai target dalam waktu dekat dan sudah menyiapkan strategi untuk membantu atlet-atlet tinju tanah air agar dapat berlaga dan mengukir prestasi bahkan hingga ke kancah internasional.

"Targetnya tentu dalam jangka pendek, ini untuk pertandingan internasional ada SEA Games. Jadi kami fokusnya Internasional. Jadi, ada Sea Games di tahun ini, tahun depan ada ASEAN Games, di 2028 ada Olimpic. Tahapan-tahapan ini yang akan kami lewati, dan mohon doanya juga," jelasnya.

Untuk SEA Games 2025, Ray mengatakan akan melaksanakan seleksi nasional (Seleknas) pada Juni mendatang.

"Kita akan menyeleksi atlet-atlet yang akan bertanding di sana nanti. Setelah diseleksi, akan ada kurikulum latihan yang akan disiapkan oleh Sekjen Bang Hengky. Untuk melatih atlet-atlet kita," Tambahnya.

Ia menambahkan pihaknya juga menghadirkan pelatih internasional asal Thailand untuk memberikan pelatihan kepada para atlet. Meskipun begitu dirinya tetap bakal melibatkan pelatih lokal.

Ray pun menargetkan agar atlet tinju Indonesia bisa membawa pulang medali emas di SEA Games 2025.

"Pengen punya emas, berapa pun yang penting kita ada emas di tinju ini," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya