Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Indeks FTSE Inggris Lanjutkan Tren Positif Saat Bursa Eropa Banyak yang Libur

JUMAT, 02 MEI 2025 | 08:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar Eropa sebagian besar tutup untuk memperingati libur Hari Buruh, 1 Mei 2025. Bursa saham di Jerman, Prancis, Italia, dan Spanyol jugal tutup.

Pasar Eropa hanya diramaikan oleh ekuitas Inggris, FTSE 100.

Dikutip dari CNBC, FTSE 100 bergerak flat pada penutupan perdagangan Kamis, 1 Mei 2025 atau Jumat dini hari WIB. 


Indeks tersebut membukukan sesi positif ke-13 berturut-turut dengan kenaikan 0,02 persen atau 1,95 poin menjadi 8.496,80. 

Laporan keuangan Inggris termasuk bank Lloyds, merosot 2,3 persen setelah mengumumkan penurunan laba hampir 7 persen pada kuartal pertama di tengah biaya yang lebih tinggi.

Pengembang perumahan, Persimmon, mengatakan dalam update perdagangan bahwa target penyelesaian rumahnya berada di jalur yang benar, sementara London Stock Exchange Group (LSEG) membukukan kenaikan laba kuartal pertama 7,8 persen (year-on-year) secara organik. Sahamnya ditutup anjlok 2,3 persen.

Saham Rolls-Royce melesat 1,8 persen setelah produsen mesin itu menegaskan kembali panduan laba dan arus kasnya untuk 2025 dan memperkirakan dapat mengimbangi dampak tarif AS pada bisnisnya melalui tindakan mitigasi.

Saham raksasa farmasi Denmark, Novo Nordisk, melejit 2 persen setelah konglomerat perawatan kesehatan Amerika, CVS Health, meluncurkan rencana untuk meningkatkan akses pasien ke obat penurun berat badan terlaris Novo, Wegovy. 

Lonjakan saham Novo Nordisk juga terjadi setelah Eli Lilly, produsen obat obesitas saingannya Mounjaro, membukukan laba kuartal pertama yang lebih baik dari perkiraan karena meningkatnya permintaan untuk perawatan penurunan berat badan dan diabetes.

April merupakan bulan yang lemah bagi saham Eropa secara lebih luas, karena dampak kebijakan tarif Amerika Serikat (AS).

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya