Berita

Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri peringatan May Day 2025/Repro

Politik

594.104 Lapangan Kerja Baru Terbuka di Era Prabowo

KAMIS, 01 MEI 2025 | 15:54 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pembukaan lapangan kerja baru pada masa awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, diklaim telah mencapai 500 ribu lebih.

Hal tersebut disampaikan Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan, Ricky Tamba, dalam keterangan tertulisnya kepada RMOL, pada Kamis, 1 Mei 2025.

Dia menjelaskan, keberhasilan pemerintah meningkatkan kepercayaan investor juga berkontribusi langsung terhadap pembukaan lapangan kerja. 


"Data realisasi investasi sepanjang Januari hingga Maret 2025 mencatat kenaikan 15,9 persen dibanding tahun sebelumnya, mencapai Rp465 triliun," paparnya.

Ricky menuturkan, jumlah lapangan pekerjaan yang baru terbuka cukup signifikan berkat kenaikan investasi yang memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

"Ada 594.104 lapangan kerja baru di seluruh Indonesia," sambungnya. 

Lebih lanjut, aktivis '98 itu juga menyebutkan langkah kebijakan lainnya sebagai bagian dari upaya mensejahterakan masyarakat pekerja atau buruh.

"Pemerintah kini tengah memperbaiki sistem pendataan sosial melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), agar bantuan pemerintah benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan, termasuk buruh," demikian Ricky.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya