Berita

Anggota Komisi VII DPR Fraksi Demokrat, Muhammad Zulfikar Suhardi/Ist

Politik

Zulfikar Demokrat Minta Pemerintah Jangan Abaikan Aspirasi Buruh

KAMIS, 01 MEI 2025 | 14:46 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2025 diharapkan menjadi momen refleksi atas kondisi riil pekerja Indonesia.

Anggota Komisi VII DPR Fraksi Demokrat, Muhammad Zulfikar Suhardi berujar, pemerintah harus tetap memperhatikan nasib dan kondisi para  buruh Indonesia di tengah situasi ketidakpastian ekonomi saat ini.

“Pemerintah harus tetap memperhatikan nasib dan kondisi para buruh untuk menghadapi tantangan ketidakpastian ekonomi saat ini,” kata Zulfikar dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 1 Mei 2025.


Ia mendorong pemerintah memperhatikan kondisi kesejahteraan para buruh demi mendongkrak industri Tanah Air saat ini. Selain itu, pemerintah juga perlu waspada atas badai pemutusan hubungan kerja atau PHK yang menimpa buruh dalam beberapa waktu terakhir.

“Kerja sama antara buruh dan pengusaha harus saling terjaga demi keberlangsungan iklim industri di Indonesia,” tegasnya.

Maka dari itu, ia berharap pemerintah bisa mengakomodasi tuntutan para buruh. Diketahui, pada May Day kali ini para buruh menuntut enam hal kepada pemerintah, yakni penghapusan outsourcing.

Kemudian perlindungan buruh melalui UU Ketenagakerjaan baru, pembentukan Satgas PHK, upah layak, pengesahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT), hingga pengesahan RUU Perampasan Aset.

“Sekali lagi, selamat hari buruh untuk para buruh Indonesia,” pungkas Sekretaris Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Demokrat ini.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya