Berita

Presiden Prabowo Subianto menyapa para buruh di perayaan May Day di Monas, Jakarta pada Kamis, 1 Mei 2025/Repro

Politik

Ribuan Buruh Berebut Jabat Tangan Prabowo di Perayaan May Day 2025

KAMIS, 01 MEI 2025 | 10:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menunjukkan kedekatannya dengan rakyat saat menghadiri perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day di kawasan Monas, Jakarta, pada Kamis, 1 Mei 2025. 

Acara yang dipadati ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja ini menjadi ajang penuh semangat solidaritas dan nasionalisme.

Berdasarkan tayangan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden RI, Prabowo yang mengenakan baju safari krem dan topi biru tua tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB. 


Ia didampingi oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Sekretaris Kabinet Letkol (Purn) Teddy. Kehadiran orang nomor satu di Indonesia itu disambut antusias oleh para peserta yang telah memadati area Monas sejak pagi hari.

Kehangatan suasana semakin terasa saat host acara, Raffi Ahma, selebritas yang juga menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Pemuda dan Kreativitas, mengumumkan kehadiran Prabowo di atas panggung utama. 

“Sesaat lagi Bapak Presiden Prabowo Subianto akan berada di tengah-tengah kita semua dalam Hari Buruh Internasional 1 Mei 2025,” ucap Raffi lantang disambut tepuk tangan meriah.

Yel-yel "Hidup Buruh, Buruh Bersatu Bela Negara" menggema dari kerumunan massa, menjadi simbol kuat solidaritas antara pemimpin negara dan para pekerja. 

Tanpa canggung, Prabowo berjalan di sisi kanan panggung mendekati pagar pembatas yang memisahkan panggung dari kerumunan. 

Ia menyalami satu per satu buruh yang berebut ingin menjabat tangannya, bahkan berpindah sisi untuk menyapa lebih banyak orang.

Gestur Prabowo yang ramah dan penuh kehangatan tersebut dinilai sebagai bentuk apresiasi dan keberpihakannya terhadap kaum pekerja. 

Tindakan itu bukan hanya simbolis, tapi juga mencerminkan semangat kepemimpinan yang inklusi, mendekatkan diri kepada rakyat tanpa sekat protokoler yang berlebihan.

Momen tersebut menjadi salah satu sorotan penting dalam perayaan May Day tahun ini, di mana isu kesejahteraan buruh, perlindungan kerja, dan peningkatan kualitas hidup tenaga kerja kembali digaungkan sebagai agenda nasional yang terus diperjuangkan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya