Berita

Wakil Ketua Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta Mujiyono/Ist

Nusantara

Berantas Pungli Parkir Lewat Digitalisasi

KAMIS, 01 MEI 2025 | 02:08 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Panitia Khusus (Pansus) Perparkiran DPRD DKI Jakarta berkomitmen menuntaskan masalah pengelolaan di sejumlah lokasi parkir di DKI Jakarta.

Wakil Ketua Pansus Perparkiran DPRD Provinsi DKI Jakarta Mujiyono mengatakan, masih banyak fasilitas publik yang seharusnya dimanfaatkan namun tidak difungsikan secara layak.

Justru, lahan fasilitas publik digunakan untuk parkir kendaraan secara ilegal. Praktik parkir tersebut menyalahi aturan.


Dengan begitu, sambung Mujiyono, Pansus akan fokus merevisi sejumlah aturan di dalam Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2012 tentang Perparkiran

Kemudian, merevisi Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 31 Tahun 2017 tentang Tarif Layanan Parkir, Denda Pelanggaran Transaksi dan Biaya Penderekan/Pemindahan Kendaraan Bermotor.

“Pansus Parkir kami harapkan dapat memberikan rekomendasi bagi penyempurnaan regulasi pengelolaan parkir seperti memperbarui Perda dan Pergub terkait parkir agar lebih jelas, tegas, dan sesuai dengan kondisi terkini,” kata Mujiyono dikutip dari laman DPRD DKI Jakarta, Kamis 1 Mei 2025.

Ia menegaskan, Pansus akan menyempurnakan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang rinci untuk pengelolaan parkir.

“Termasuk mekanisme penentuan tarif dan penguatan, pengawasan dan penindakan,” tambah Mujiyono.

Selain itu, kata Mujiyono, Pansus Perparkiran akan merekomendasikan digitalisasi parkir dalam bentuk penerapan Sistem Pembayaran Elektronik Terpadu dengan menerapkan aplikasi parkir, ticketing dan sebagainya.

Hal itu bertujuan untuk menghindari pemanfaatan lahan secara ilegal dan pungutan liar (pungli).

“Pembenahan dalam pengelolaan digitalisasi ini diharapkan praktik-praktik pungli dapat dihilangkan,” ungkap Mujiyono.

Lebih lanjut, sambung Mujiyono, digitalisasi parkir berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara optimal.

Terlebih melalui sistem digitalisasi parkir dapat mengurai kemacetan di sejumlah ruas jalan DKI Jakarta.

Dengan harapan, masyarakat DKI Jakarta yang sebelumnya menggunakan transportasi pribadi beralih menggunakan transportasi umum.

“Pansus akan mendalami area-area parkir yang potensial atau basah yang belum disentuh sebagai sumber pendapatan,” jelas Mujiyono.

“Baik pajak maupun retribusi parkir, besar kemungkinan area tersebut merupakan ladang pungli dari oknum-oknum tertentu,”  pungkas politikus Demokrat ini.



Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya