Berita

Logo BAIS

Pertahanan

Mayjen TNI Bosco Haryo Yunanto Jabat Wakil Kepala BAIS

KAMIS, 01 MEI 2025 | 01:16 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

TNI melakukan mutasi besar. Dalam keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554/IV/2025 tanggal 29 April 2025, ada 237 perwira tinggi (Pati) yang mengalami pergantian jabatan. 

Mereka yang berpindah jabatan terdiri dari 109 Pati di jajaran TNI AD, 64 Pati di jajaran TNI AL, dan 64 Pati di jajaran TNI AU. 

Demikian informasi yang disebarkan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI Kristomei Sianturi.


Salah satu yang menonjol yang perwiranya dimutasi adalah Badan Intelijen Strategis (BAIS), organisasi yang khusus menangani intelijen kemiliteran dan berada di bawah komando Markas Besar Tentara Nasional.

Mayjen TNI Bosco Haryo Yunanto dipindah dari Sekretaris (Ses) BAIS TNI menjadi menjadi Wakil Kepala (Waka) BAIS TNI. Ia menggantikan Marsda TNI M. Tawakal S. Sidik yang 'diparkir' sebagai Pati Mabes TNI AU dalam rangka pensiun.

Mayjen Bosco Haryo merupakan perwira tinggi TNI AD lulusan Akademi Militer (1994) dari kecabangan Infanteri.

Lahir 16 Juni 1972, Mayjen Bosco Haryo Yunanto pernah mengisi jabatan antara lain di Dinas Penelitian dan Pengembangan Pusat Intelijen TNI Angkatan Darat (Dirlitbang Pusintelad), Asisten Intelijen Kepala Staf Kodam (Asintel Kasdam) XVII/Cenderawasih, Wakil Asisten Intelijen Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Waasintel Kaskogabwilhan) I, Asisten Potensi Wilayah (Aspotwil) Kaskogabwilhan I, Waasintel Panglima TNI, Komandan Satuan Intelijen (Dansatintel) Bais TNI, dan Kaskogabwilhan I.

Selain Mayjen Bosco Haryo, Panglima TNI juga melakukan mutasi terhadap Marsda TNI Benedictus Benny dari Asisten Intelijen (Asintel) KSAU menjadi Ses BAIS TNI.

Kemudian Kolonel Cke Martanto Dwi Saksono Hadi dari Perwira Menengah (Pamen) Ahli Bidang Sumber Daya Manusia Pusat Perhubungan Angkatan Darat (Pushubad) menjadi Kepala Dinas Sandi Badan Intelijen Strategis (Kadissandi) BAIS TNI.

"Mutasi ini adalah bagian dari sistem pembinaan personel sekaligus kebutuhan organisasi untuk menjawab tantangan tugas yang terus berkembang. Diharapkan para perwira tinggi yang mengemban jabatan baru dapat melaksanakan amanah dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme," ujar Brigjen TNI Kristomei Sianturi dalam siaran pers yang sama.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya