Berita

Hasan Nasbi/Ist

Politik

Hasan Nasbi Mundur

Prabowo Mulai Tak Butuh Orang Titipan Jokowi

RABU, 30 APRIL 2025 | 15:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi mengajukan permohonan pengunduran diri dari jabatannya. 

Hasan mengaku sudah mengirim surat pengunduran dirinya sejak 21 April lalu. Surat tersebut dikirim melalui Mensesneg Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy.

Sebelum mundur, Hasan Nasbi menuai sejumlah kontroversi. Salah satunya lewat pernyataan  terkait teror kepala babi ke Kantor Tempo. Hasan dinilai menyepelekan kasus tersebut dengan menyebut kepala babi sebaiknya dimasak saja. 


Menurut pengamat politik, Mohammad Anas RA, Hasan Nasbi tidak mampu menjembatani komunikasi antara Presiden dan masyarakat. Blunder Hasan Nasbi ini pun menjadi perhatian serius Presiden. 

"Akibatnya Presiden mulai tidak percaya dengan kompetensi Hasan Nasbi," kata Anas kepada RMOL, Rabu 30 April 2025.

Keputusan Prabowo menunjuk Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebagai Jurubicara Presiden semakin menyiratkan hilangnya kepercayaan Prabowo terhadap Hasan.

“Hasan Nasbi nampaknya memahami hal ini, sehingga pada akhirnya ia memutuskan mundur dari kabinet," sambung Anas.

Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia itu melanjutkan, mundurnya Hasan Nasbi bisa menjadi indikasi awal mulai renggangnya hubungan politik antara Prabowo dan Jokowi. 

“Publik akan menilai Prabowo mulai tidak membutuhkan orang-orang yang dititipkan Jokowi dalam pemerintahannya, sehingga hal ini bisa menjadi faktor awal perbedaan jalan antara Prabowo dan Jokowi," pungkasnya.

Hasan Nasbi diketahui merupakan sosok pilihan Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang menjabat di periode sebelumnya. Ia menjadi orang pertama dari lingkaran Jokowi yang mundur dari Kabinet Merah Putih era Prabowo.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya