Berita

Kolase foto Joko Widodo dan Hasan Nasbi/RMOL

Politik

Hasan Nasbi Lebih Dekat ke Jokowi Ketimbang Prabowo

RABU, 30 APRIL 2025 | 13:33 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pengunduran diri Hasan Nasbi dari jabatan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) menuai apresiasi dari banyak kalangan.

Pasalnya, belakangan Hasan Nasbi dianggap banyak melakukan blunder bagi pemerintahan Prabowo.

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie menilai Hasan Nasbi pantas mundur karena kerap bikin gaduh, terlebih karena dicap sebagai orang titipan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.


“Saya kira wajar jika Hasan mundur dan diganti orang dekat Prabowo. Pasalnya Hasan ini lebih dekat ke Jokowi lantaran dia pernah jadi konsultan Jokowi-Ahok di Pilkada DKI Jakarta 2012,” kata Jerry kepada RMOL, Rabu, 30 April 2025.

Lanjut dia, Hasan telah ditunjuk Jokowi jadi kepala kantor komunikasi di akhir masa pemerintahannya. 

“Jadi saya kira Hasan orangnya dan titipan di kabinet Prabowo. Nah, kini harus dipegang orang dekat Prabowo. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, menurut saya sudah tepat ditunjuk Prabowo sebagai jubir,” ungkapnya.

“Jadi saatnya Jubir harus orang dekat Prabowo bukan lagi Jokowi. Pertanyaan selanjutnya akankah ada titipan Jokowi di kabinet Prabowo akan mundur, saya yakin akan ada juga ke depan agar mundur,” tandas Jerry.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya