Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Kopdes Merah Putih Putus Dominasi Oligarki ke Ekonomi Rakyat

SELASA, 29 APRIL 2025 | 17:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih adalah misi besar Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan transformasi ekonomi dari  yang selama ini dikuasai oligarki menjadi ekonomi rakyat yang dikuasai banyak orang. 

Hal ini diungkapkan tokoh koperasi yang pernah menjadi Ketua Koperasi Kesejahteraan Mahasiswa (Kokesma) Institut Teknologi Bandung (ITB), Turino Yulianto.

"Kopdes Merah Putih adalah langkah ideologis dari Presiden Prabowo Subianto dalam memperbaiki tata niaga perekonomian di pedesaan," kata Turino kepada wartawan, Selasa, 29 April 2025.


Menurutnya, Kopdes Merah Putih menjadi sarana pendistribusian kesejahteraan yang paling efektif, sebagai keberhasilan koperasi pengelolaan tambang hingga pengiriman pupuk di negara maju.

"Sudah banyak kisah sukses koperasi mengelola jaringan bisnis utama sebuah negara, seperti Koperasi Padi Zen Noh di Jepang, koperasi susu Frisian Flag di Belanda, dan koperasi kesehatan Unimed di Brazil," paparnya.

Dia menambahkan, koperasi desa merupakan visi besar pemerintah untuk membawa desa-desa di Indonesia menuju jaringan global. Dia mendorong Kopdes di daerah peternak sapi perah bisa bekerja sama dengan pabrik susu di New Zealand atau di Belanda. 

"Jaringan koperasi internasional saat ini sudah membentuk jaringan bisnis dengan omzet ribuan triliun," tandas Turino.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya