Berita

Kenitra-Marrakech High-Speed Rail/Net

Dunia

Kereta Cepat Kenitra–Marrakech, Penggerak Baru Ekonomi Maroko

SELASA, 29 APRIL 2025 | 10:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Proyek pembangunan Kereta Cepat Kenitra–Marrakech resmi dimulai oleh Raja Mohammed VI. 

Menurut Menteri Perhubungan dan Logistik, Abdessamad Kayouh, proyek ambisius ini diprediksi akan menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Maroko di berbagai sektor.

Ia menekankan pentingnya proyek ini dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah. 


“Proyek ini akan mengurangi waktu tempuh antara beberapa kota besar di Kerajaan, menghemat waktu hingga 70 persen dibandingkan dengan waktu tempuh saat ini," jelasnya dalam keterangan pers yang diterima redaksi pada Selasa 29 April 2025.

Kereta cepat ini akan menghubungkan kota-kota utama seperti Rabat, Casablanca, dan Marrakech, serta memberikan akses langsung ke beberapa bandara utama di Maroko. 

"Proyek berskala besar ini akan secara signifikan memudahkan mobilitas warga dan memperkuat jaringan transportasi nasional," tambah Kayouh.

Dengan anggaran sebesar 53 miliar dirham Maroko (MAD), di luar pengadaan kendaraan bermotor, pembangunan jalur cepat ini merupakan bagian dari program investasi besar senilai total 96 miliar MAD.

Investasi tersebut juga mencakup pembelian 168 kereta baru dengan biaya 29 miliar MAD, yang ditujukan untuk memperbaharui armada Kantor Kereta Api Nasional Maroko (ONCF) dan mendukung berbagai proyek pembangunan transportasi.

Selain itu, proyek ini juga akan mempertahankan kinerja sektor transportasi dengan investasi tambahan sebesar 14 miliar MAD, memungkinkan pengembangan tiga jaringan transportasi metropolitan di Casablanca, Rabat, dan Marrakesh.

Dengan infrastruktur modern dan konektivitas yang lebih baik, Kereta Cepat Kenitra–Marrakech diharapkan akan membawa transformasi besar dalam dunia transportasi Maroko dan menjadi motor penggerak baru bagi ekonomi nasional.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Nyepi di Tengah Ramadan Perkuat Persaudaraan Lintas Iman

Kamis, 19 Maret 2026 | 10:01

Bedah Trailer 'Spider-Man: Brand New Day', Mengungkap Daftar Pemain dan Kandidat Musuh Utama

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:49

Volume Kendaraan Tol Trans Jawa Naik Signifikan

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:47

Kepadatan Tol Jakarta-Cikampek Berlanjut hingga Pagi

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:20

TNI Disarankan Ambil Alih Penanganan Kasus Andrie Yunus dari Kepolisian

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:14

Inspirasi Ucapan Hari Raya Nyepi 2026 yang Penuh Kedamaian

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:12

Dokter Tifa Bantah Rumor Temui Jokowi

Kamis, 19 Maret 2026 | 08:47

Dampak Perang Iran, Bank Sentral UEA Gelontorkan Paket Penopang Likuiditas

Kamis, 19 Maret 2026 | 08:46

Dugaan Perintah Atasan di Balik Teror Aktivis Harus Diungkap

Kamis, 19 Maret 2026 | 08:25

Mudik Lebaran Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Kamis, 19 Maret 2026 | 08:08

Selengkapnya